Showing posts with label Buah. Show all posts
Showing posts with label Buah. Show all posts

Saturday, March 3, 2018

Budidaya dan Pembibitan Buah Naga Organik

Tanaman Buah Naga menjadi salah satu buah yang cukup digemari belakangan ini. Buah yang memiliki kulit bersisik ini biasa dijadikan jus maupun campuran dalam minuman. Tanaman yang termasuk jenis kaktus ini konon juga Buah Naga mampu mengatasi berbagai penyakit. Meski telah banyak daerah di Indonesia yang membudidayakan buah naga, akan tetapi buah ini bukanlah buah asli Indonesia. Buah Naga yang identik dengan buah asia ini justru berasal dari Meksiko dan Amerika selatan.

Pohon Buah naga memiliki tampilan batan yang unik dan menarik. Bentuknya yang bulat menerucut serta memiliki bentuk batang segitiga serta terdapat duri-duri pendek. Tanaman ini mulai masuk ke Indonesia sekitar tahun 2000 yang lalu. Tanaman ini termasuk jenis tanaman yang adaptif, pembudidayaan buah naga kini mulai banyak di temukan di Indonesia mulai dari daerah pantai yang berpasir, hingga pada dataran tinggi di daerah pegunungan.

Buah Naga Organik


Budidaya Buah Naga

Cara tumbuh tanaman buah naga ini tidak dipengaruhi pada kualitas tanah tempat tumbuhnya. Seperti yang disebutkan, bahkan tanaman buah naga mampu hidup dengan baik pada lahan berpasir seperti pada daerah pantai. Budidaya buah naga juga tidak memerlukan perawatan khusus selama proses pertumbuhannya. Ini dikarenakan sifat dari pohon buah naga yang tidak suka air. Untuk itu, sistem drainase pada lahan tumbuh tanaman buah naga menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh petani. Disamping itu tingkat keasaman tanah juga harus diperhatikan, Tanah harus ber-aerasi dengan baik dengan derajat keasaman (pH) 6,5 – 7.


Pemilihan Bibit Buah Naga Yang Baik

Wilayah Gending di Sleman, Yogyakarta, merupakan salah satu wilayah yang mengembangkan budidaya buah naga dengan sistem organik. Usaha budidaya buah naga tidaklah terlalu rumit. Langkah awal yang perlu dilakukan tentunya adalah proses pembuatan bibit buah naga. Secara umum pembibitan buah naga dilakukan dengan sistem stek batang dengan panjang antara 25-30 cm. Untuk medapatkan bibit yang berkualitas, pemilihan batang tanaman yang akan dijadikan bibit haruslah dari batang yang sehat dan produksi tinggi. Pilih batang yang dengan ukuran panjang sekitar 80-120 cm, memiliki diameter besar dan sehat, dalam arti tidak terdapat jamur ataupun bakteri yang menyebabkan batang busuk. Selain itu usahakan memilih indukan yang telah berproduksi sekitar 3-4 kali.

Pembuatan Bibit Buah Naga

Setelah mendapatkan calon bibit sesuai dengan kriteria tersebut, selanjutnya Anda bisa memotong batang tersebut dari pohon induk. Potongan tersebut dibiarkan untuk mengurangi kadar getah yang terkandung didalamnya. Setelah getah pada batang mengering, potonglah menjadi beberapa bagian dengan panjang antara 25-30 cm. Pangkal bawah hasil potongan di buat meruncing dan di oles dengan perangsang akar serta fungisida untuk menjaga agar bakal bibit buah naga tidak rusak. Untuk mendapatkan perangsang akar anda bisa mendapatkanya di toko-toko pertanian, tapi anda bisa menggunakan alternatif lain yaitu bawang merah sebagai perangsang akar alami. Bibit buah naga yang telah di oles dengan perangsang akar selanjutnya dimasukan kedalam polybag yang telah diisi dengan media tanam. Media tanam ini dibuat dari campuran Kompos, tanah dan sekam padi dengan perbandingan 4:2:1.

Perawatan Bibit Buah Naga

Tingkat kedalaman penanaman bibit adalah 5 cm. Bibit yang telah ditanam selanjutnya diberi sungkup untuk mengurangi proses penguapan yang terjadi. Perawatan yan perlu dilakukan saat bibit masih dalam polybag adalah penyiraman secukupnya dengan memperhatikan kondisi media tanam agar jangan terlalu berair. Bibit yang telah berumur 2 bulan sudah dapat di pindahkan pada lahan tanam. Namun sebelum dilakukan pemindahan bibit dari polybag ke lahan tanam, perlu dipersiapkan tiang pancang setinggi 1 meter. Tiang pancang ini berguna sebagai media rambat batang buah naga, karena buah naga tidak memiliki batang primer yang kokoh. Umumnya tiang pancang yang digunakan dalam bubidaya buah naga terbuat dari semer cor, hal ini dimaksudkan agar bisa bertahan lama. Karena umur tanaman ini cukup panjang hingga mencapai umur 10 tahun. Setiap tiang pancang diberi 2-3 lubang dengan jarak 30cm, lalu pindahkan bibit kedalam lubang pada lahan dan diberi pupuk kandang.

Dimasa awal pertumbuhan, penyiraman sebaiknya dilakukan hanya 1-2 hari sekali. Penyiraman yang berlebih justru hanya akan menjadikan bibit mengalami pembusukan. Pemupupakn tanaman hanya diberi pupuk kandang dengan interval jarak 3 bulan sekali. Selain itu, ada hal penting yang tidak boleh diabaikan pada masa ini adalah penyiangan gulma. Tumbuhan penggangu dan gulma di sekitar tanaman sedapat mungkin dibersihkan agar nutrisi yang dibutuhkan bibit bisa terserap maksimal.
Buah naga yang telah mulai berbunga secara alamai akan mengalami proses penyerbukan. Akan tetapi, untuk mendapat hasil buah dengan produksi yang maksimal proses penyerbukan bunga buah naga perlu campurtangan manusia. Proses penyerbukan tersebut dilakukna pada saat tengah malam antara jam 11-1 malam. Karena pada saat itu bunga sedang dalam kondisi mekar semprna.

Thursday, December 28, 2017

Cara Menanam dan Merawat Jambu Kristal Dalam Pot Hingga Panen

Budidaya jambu kristal semakin diminati oleh masyarakat. Selain harga jual jambu kristal yang cukup menggiurkan, cara perawatan jambu kristalpun tergolong cukup mudah. Tak perlu memiliki lahan yang luas untuk dapat memulai menanam jambu kristal. Bidang tanah pada pekarangan rumah pun bisa anda sulap menjadi kebun jambu kristal mini. Namun bagi anda yang tidak memiliki bidang tanah tak perlu khawatir, alternatif untuk membudidayakan jambu kristal bisa anda lakukan dengan tabulampot atau tanam buah dalam pot. Untuk dapat memulai tabulampot jambu kristal, mari simak beberapa tahapan berikut ini.


Budidaya Tabulampot Jambu Kristal

Jambu kristal termasuk kedalam tanaman buah tropis, namun bukan berarti tanaman ini tidak dapat tumbuh pada daerah sub-tropis. Tanaman jambu kristal dapat bertahan dan tumbuh dengan baik pada daerah dengan curah hujan 1000-200mm/tahun dengan tingkat kelembaban suhu yang rendah.

Selain itu pertumbuhan jambu kristal juga dipengaruhi oleh intensitas angin untuk membantu penyerbukan bakal buah nantinya. Namun daerah dengan intensitas angin yang tinggi juga tidak bagus, hal ini dapat membuat kerontokan buah nantinya.

Tanaman jambu kristal termasuk tanaman yang menyukai cahaya matahari. Cahaya matahari dapat membantu mengoptimalkan pertumbuhan buah dan batang. Kekurangan sinar matahari dapat membuat pertumbuhan jambu kristal terhambat dan tanaman menjadi kerdil. Jambu kristal dapat tumbuh optimal pada suhu antara 23-28 derajat Celcius.

cara merawat tabulampot jambu kristal

Pemilihan Bibit Jambu Kristal Yang Tepat

Terdapat beberapa cara dalam mendapatkan bibit jambu kristal. Anda dapat membeli bibit yang sudah tumbuh pada toko pertanian atau penjual bibit tanaman buah. Cara lainya adalah dengan membuat sendiri bibit jambu kristal dengan 2 cara yaitu :


  1. Menanam langsung dari biji buah jambu kristal, dengan cara ini memang bibit yang dihasilkan membutuhkan waktu yang realtif lebih lama. Namun cara ini banyak dipilih untuk mendapatkan bibit dalam jumlah banyak.
  2. Bibit jambu kristal hasil cangkok atau stek, anda juga dapat membuat bibit jambu kristal dari hasil mencangkok batang indukan. Cara ini tergolong cukup mudah dan relatif lebih cepat, namun jumlah bibit yang dihasilkan terbatas.


Persiapan Media Tanam Dalam Pot

Sebelumnya anda perlu menyediakan sebuah pot dengan ukuran sedang atau menyesuaikan dengan besarnya bibit yang akan ditanam. Penggunaan ukuran pot yang bertahap dari mulai pot yag kecil hingga yang besar sangat disarankan. Anda dapat menggunakan pot yang kecil saat mulai menanam dan pindahkan ke pot yang lebih besar saat batang jambu mulai tumbuh.

Untuk media tanam, anda dapat membuatnya dengan campuran tanah yang sudah digemburkan, kompos/pupuk kandang dan sekam dengan perbandingan 1:2:2. Namun sebelum memasukan media tanam kedalam pot, sebaiknya isi dasar pot dengan kerikil/pecahan genteng.

Penanaman Bibit Jambu Kristal Dalam Pot


  • Isi pot dengan media tanam sampai setengah bagian.
  • Pangkas sebagian daun bibit yang akan ditaman untuk mengurangi penguapan.
  • Buka plastik polybag pada bibit dengan hati-hati agar tidak merusak akar.
  • Buat lubang pada media tanam dan letakkan bibit lalu timbun kembali.
  • Padatkan media tanam sekitar batang untuk memastikan tanaman berdiri kokoh.
  • Penyiraman awal dapat dilakukan untuk menjaga kelembaban media tanam.
  • Letakkan pot jambu kristal pada area yang teduh agar tanaman dapat beradaptasi.
  • Lakukan penyiraman rutin setiap pagi dan sore hari.
  • Setelah berumur 1 minggu setelah tanam, pot dapat dipindahkan ke area yang lebih terbuka dan terkena siar matahari.


Perawatan Jambu Kristal Tabulampot

Untuk perawatan jambu kristal tabulampot tidaklah begitu rumit. Penyiraman rutin dapat dilakukan untuk menjaga agar tanaman tidak kekeringan dan mati. Selain itu, penyiangan pada gulma dan tanaman penggangu pada sekitar tanaman perlu dilakukan agar nutrisi tidak dicuri oleh tanaman penggangu tersebut.

Pemangkasan tunas pada batang jambu kristal juga perlu diakukan. Tujuannya agar nutrisi yang terserap dapat dimaksimalkan untuk pembentukan bakal buah yang besar dan manis. Selanjutnya lakukan penggemburan tanah setidaknya sekali dalam sebulan untuk peremajaan.

Pemupukan awal jambu kristal tabulampot, dilakukan setelah usia satu bulam sejak penanaman. Pupuk yang diberikan adalah NPK Mutiara dengan komposisi 25:7:7 sebanyak 100gram setiap batang pohon. Pemeberian pupuk dilakukan dengan cara menyirampak NPK mutiara kedalam media tanam dalam pot. Pupuk ini dapat diberikan setiap 4 bulan sekali.

Pemupukan lanjutan jambu kristal tabulampot, dilakukan setelah tanaman berusia 3 bulan yaitu dengan mengubah dosis NPK menjadi 16:16:16 yang dilarutkan dengan air 1L/10 gram pupuk. Cara pemberian pupuk dengan menyiramkan pada media tanam setiap 4 bulan sekali.

Masa Panen Jambu Kristal

Umumnya jambu kristal dalam pot sudah mulai berbuah saat berumur 6 bulan. Namun pada usia ini biasanya buah yang dihasilkan belum maksimal karena masih dalam tahap belajar berbuah. Namun yang menarik adalah, jambu kristal bukanlah kategori buah musiman. Ini berarti jambu kristal terus berbuah dan dapat dipanen sepanjang tahun hinga berumur 10 tahun. Ukuran buah maksimal bisa sebesar 2 kepalan tangan orang dewasa. Dan untuk 1 batang pohon jambu kristal dapat menghaslikan hingga 10kg buah.

Friday, December 8, 2017

Beberapa Tips Sebelum Melakukan Tabulampot

Tabulampot atau Tanam Buah Dalam Pot, semakin hari semakin digemari oleh kalangan masyarakat. Tabulampot merupakan suatu terknik dalam pembudidayaan tanaman buah dengan menggunakan media pot sebagai lahan tanamnya. Teknik ini cukup digemari oleh mereka yang berdomisili didaerah perkotaan yang padat penduduk. Keterbatasan lahan pada pemukimam padat tidak menjadi alasan untuk tidak bisa menanam tanaman buah.

Kelebihan Budidaya Dengan Tabulampot

Tabulampot banyak digemari masarakat karena memiliki beberapa kelebihan yang tidak didapat pada tanaman yang ditanam pada lahan tanah. Beberapa kelebihan tabulampot adalah :

  1. Tabulampot tidak memerlukan lahan yang luas. Selain itu metode tabulampot ini menjadikan tanaman dengan mudah bisa di pindah-pindahkan letaknya.
  2. Buah hasil dari budidaya tabulampot dari bentuk, ukuran dan kualitasnya cenderung sama dengan buah yang dibudidayakan pada lahan tanah.
  3. Tabulambot cenderung memudahkan dalam hal perawatan, pemupukan, penyiraman maupun dalam pengendalian hama penyakit.
  4. Tanaman yang didatam dalam pot cenderung lebih aman dari gangguan hewan maupun manusia. Ini karena tabulampot biasanya dilakukan pada area yang mudah di awasi seperti pada pekarangan rumah.
  5. Teknik serta budidaya dengan tabulampot cenderung lebih mudah dilakukan, dan tabulampot dapat dilakukan kapan saja tanpa menunggu musim
  6. Disisi lain, tabulampot lebih bernilai ekonomis. Ini karena bibit tanaman buah yang ditanam dalam pot cenderung memiliki harga yang relatif lebih tinggi daripada tanaman yang ditanam pada lahan biasa.


teknik dan cara tabulampot

Teknik dan Cara Budidaya Dengan Tabulampot

Dalam pembudidayaan tabulampot faktor seperti media tanam, pemupukan, penyiraman serta pemangkasa dapat dengan mudah diatur. Namun untuk faktor klimatik seperti ketinggian tempat, kelembaban udara dan sinar matahari harus diperhatikan. Untuk itu pemilihan tanaman haruslah menyesuaikan dengan faktor-faktor lingkungan tersebut.

Persiapan Pot dan Media tumbuh.

Pot merupakan salah satu komponen vital dalam teknik budidaya ini. Untuk itu pemilihan pot yang tepat dan sesuai mutlak harus dipenuhi. Beberapa syarat dan kondisi yang harus diperhatikan dalam pemilihan pot diantaranya :

  1. Usahakan memilih pot yang ringan, kuat (tidak mudah pecah), serta bentuk yang normal dan sesuai dengan jenih tanaman buat yang akan di tanam.
  2. Hindari memilih pot yang memiliki bibir melebar kesamping serta bagian tengah menyempit. Karena ini dapat mempengaruhi pertumbuhan pohon itu sendiri.

Pemilihan bentuk pot baik itu bundar ataupun persegi tidak menjadi masalah. Selama pot tersebut memiliki lubang pada bagian bawahnya serta memiliki kaki dengan ketinggian yang cukup atau dengan kata lain alas pot tidak langsung kelantai atau tanah. Fungsinya adalah untuk mengalirkan air sisa penyiraman atau air hujan yang berlebih. Sedangkan fungsi kaki-kaki pada pot adalah memberikan jarak antara pot dan lantai, dengan ini diharapkan proses pengaliran air yang berlebih pada pot dapat dengan mudah dilakukan.

Media Tanam Dalam Tabulampot

Umumnya perakaran pada tabulampot sangat terbatas karena ruang geraknya terhalang oleh dinding pot tersebut. Untuk itu pemilihan media tanam harus dilakukan dengan tepat, sehingga pemenuhan unsur hara yang cukup bagi tanaman menjadi prioritas dalam keberhasilan metode ini. Jangan sampai tanaman buah yang anda tanam kekurangan nutrisi dan mati.

Selain itu, kegemburan media tanam, drainase serta aerasinya harus tetap diperhatikan dengan baik. Media tanam pada tabulampot umumnya merupakan campuran dari tanah, humus, pupuk kandang, sekam dan pasir. Untuk proses pembuatan media tanam yang benar pada tabulampot adalah :

  • Lapisan pertama diberi sekam padi atau bisa diganti dengan serbuk gergaji sekitar seperempat bagian pot.
  • Lapisan kedua diisi dengan pupuk kandang dengan dicampur tanah sebanyak seperempat bagian. Untuk menhindari rayap serta hama akar, pada lapisan ini juga bisa diberi insektisida furadan.
  • Lapisan terakhir atau lapisan teratas diberi media tanam dengan campuran sekam padi, kompos atau pupuk kandang dan tanah. Komposisi dari campuran media tanam tersebut dengan perbandingan 1:2:2, yang selanjutnya diisi kedalam pot sampai ketinggian leher pot.


campuran media tanam tabulampot

Penanaman Pohon Buah Kedalam Pot

Setelah pot sudah terisi dengan media tanam, selanjutnya media tanam bisa disiram sampai keadaanya menjadi lembab. Siapkan bibit tanaman buah yang akan ditanam, namun sebelumnya ukurlah ketinggian polybag atau pot pembibitan terlebih dahulu. Ukuran ini akan menentukan kedalaman lubang yang akan kita buat pada pot tanam.

Setelah lubang tanam dibuat, silahkan lepaskan plastik polybag pada pada bibit buah dengan hati-hati tanpa merusak akar maupun bibit itu sendiri. Untuk memudahkan proses pelepasan polybag, sebaiknya gunakan pisau atau guntuing yang cukup tajam untuk memotong polybag tersebut.

Setelah polybag dilepaskan dari bibit, selanjutnya adalah menanam bibit buah kedalam lubang yang telah disiapkan. Letakan bibit di tengan lubang, lalu timbun akar menggunakan media sisa galian pada pot lalu tekan sedikit untuk memadatkan media tanamnya.

Perawatan Tanaman Buah Dalam Pot

Bibit buah yang telah di pindahkan kedalam pot memerlukan perawatan yang baik. Penyiraman pada bibit dapat dilakukan secara rutin dengan jumlah air yang sesuai dengan karakter tanaman yang di tanam. Untuk melakukan penyiraman sebaiknya lakukan penyiraman menyeluruh pada tanah maupun setiap bagian tanaman. Hal ini selain membuat tanaman lebih segar, juga dapat membuang debu yang dapat menutupi pori-pori atau stomata daun.

Baca Juga : Cara tabulampot Tomat

Dengan begitu tanaman dapat melakuka proses respirasi maupun proses fotosintesis secara sempurna. Air yang digunakan untuk leakukan penyiraman pada bibit haruslah air yang jernih dan bersih. Jika anda menggunakan air PAM dengan kadar kaporit yang cukup tinggi, sebaiknya air tersebut anda endapkan terlebih dahulu. Kandungan kaporit yang terlalu tinggi dapat meracuni bibit tanaman dan beresiko bibit menjadi mati.

Pemupukan Pada Tabulampot

Pemberian pupuk dapat anda lakukan melalui akar maupun pada daun. Jenis pupuk untuk tabulampot dapat berupa popok organik maupun pupuk anorganik. Pupuk organik dapat diberikan langsung dengan ditaburkan pada tanah. Tidak ada aturan baku dalam dosis maupun jenis pupuk organik yang diberikan. Karena setiap literatur memiliki teknologi yang berbeda-beda bergantung pada jenis tanaman, besaran batang, ukuran pot, komposisi media tanam, maupun teknik dari penanaman itu sendiri.

Baca Juga : Cara membuat pupuk dari ampas kopi

Pupuk anorganik pada tabulampot bisa Urea, TSP, KCl, atau NPK, dan untuk mengaplikasikannya pupuk dapat dilarutkan dengan air bersih. Pemberian pupuk pada fase vegetatif, pupuk dengan kadnunag Nitrogen lebih banyak komposisinya dibanding Phospat dan Kalium dengan perbandingan 3:2:1. Sedangkan pada fase Generatif komposisinya adalah 1:4:3.

Teknik Perangsang Bunga

Teknik untuk merangsang terjadinya pembuangaan dapat dilakukan denga ZPT (Zat Perangsang Tumbuh). Pilihlah ZPT dengan kandungan bahan aktif Succinic Acid dan Maleic Hidrazy, dimana ZPT dari kelompok ini mampu menghambat pertumbuhan ruas dan merangsang terjadinya pembungaan.

Cara pemberian ZPT adalah dengan melarutkan bahan tersebut dengan air dengan takaran sesuai pada label. Kemudian larutan ZPT disemprotkan pada tanaman secara merata atau menyemprotkan pada bagian tanah sekitar batang tanaman.

Baca Juga : Tabulampot Semangka

Waktu pemberian ZPT adalah ketika daun tanaman sudah berwarna hijau tua serta tunas baru sudah berhenti tumbuh. Pemberian ZPT cukup dilakukan dua kali dalam satu periode bunga, pertama saat tunas sudah berhenti tumbuh dan kedua adalah 3 minggu setelah pemberian ZPT pertama.

Dengan melakukan proses dan teknik tabulampot yang benar dan tepat, diharapkan tanaman buah dapat tumbuh denga baik. Perawatan yang sesuai dapat memberikan hasil buah yang maksimal pada tabulampot anda.

Wednesday, November 29, 2017

Penyiraman Dan Pemberian Pupuk Yang Tepat Untuk Pohon Semangka

Pada artikel sebelumnya saya sudah membahas tentang cara menanam pohon semangka dalam pot atau yang lebih dengan tabulampot semangka. Nah buat anda yang sedang memcoba membudidayakan pohon semangka jenis apapun tentunya menginginkan agar pohon semangka yang ditanam agar cepat bebuah dan juga mendapat hasil buah semangka yang banyak.

Untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan, tentunya diperlukan perawatan serta pemupukan yang tepat untuk pohon semangka. Berbicara masalah pemupukan untuk pohon semangka, pemupukan sebaiknya dilakukan dengan 2 tahap. Yaitu pemupukan awal serta pemupukan lanjutan untuk menghasilkan buah yang banyak.

Pemupukan awalan selanjutnya adalah pada saat bibit sudah mulai ditanam, biasanya pupuk yang digunakan adalah pupuk kimin. Metode pemupukan yang dapat dialakukan adalah dengan cara penyiraman. Untuk info lebih lengkap silahkan saksikan video cara pemupukan pertama pada pohon semangka berikut ini :


Pemupukan Awal Pada Pohon Semangka


Pemupukan awal pada pohon semangka sebaiknya dilakukan pada saat sebelum bibit ditanam pada media tanam. Ini dimaksudkan agar pada saat ditanam, bibit mendapat cukup nutrisi yang sudah terkandung didalam media tanam. Jenis pupuk yang yang diberikan adalah pupuk kandang dari kotoran hewan seperti kotoran sapi, kambing atau ayam. Kotoran yang digunakan sebagai pupuk sebainya dalah kotoran yang sudah "matang" ditandai dengan bau yang sudah hilang. Sebaiknya jangan gunakan pupuk kandang yang masih mentah.

Pupuk kandang yang masih mentah dan berbau memiliki suhu yang tinggi. Ini dapat menyebakan kerusakan pada akar tanaman bahkan dapat membuat bibit gagal tumbuh atau mati. Pupuk kandang yang diperlukan setiap tanaman semangka biasanya berkisar antara 1,5 kg untuk setiap batang pohonnya. Pemupukan awal dilakukan dengan cara mencampurkan pupuk kandang dengan media tanam secara merata baru di bentuk bedengan tempat tumbuhnya bibit.

Pemupukan Lanjutan Pada Pohon Semangka


Seletah melakukan pemupukan awal pada pohon semangka, selanjutnya adalah pembebrian pupuk lanjutan. Pemupukan lanjutan diberikan ketika pohon sudah cukup umur sekitar 4-5 minggu setelah masa tanam. Pemupukan ini dilakukan meliputi pemupukan akar serta pemupukan daun.

Pemupukan Akar Pohon Semangka

Pemupukan akar perlu dilakukan untuk memastikan pohon semangka mendapat nutrisi yang baik dan terserap melalui akar. Pemupukan akar umunya dilakukan 2 kali yaitu ketika berumur 4 minggu setelah ditanam dan 6 minggu setelah ditanam. Untuk memberika pupuk akar, dapat digunakan pupuk NPK dicampur KNO3 dengan perbandingan 2:1.

Pemupukan Daun Pohon Semangka

Pemupukan ini dimaksudkan untuk memberikan suplai unsur hara mikro yang tidak mampu diserap oleh akar. Pemupukan daun dilakukan dengan cara penyemprotan pada seluruh bagian daun. Pupuk daun yang bisa di berikan adalah Gandasil, Growmore dan Multimicro ditambah ZPT atonik. Untuk memastikan daun dapat meresap pupuk dapat diberikan perekat seperti Citowett. Hal ini juga untuk meastikan agar pemberian pupuk daut tidah terhambat dan dapat terserap dengan baik.

penyiraman dana pemupukan pohon semangka

Penyiraman Pada Pohon Semangka


Untuk pengairan pohon semangka bergantung pada kondisi media tanam serta pemilihan jenis irigasi yang tepat. Pengaairan dilakukan secara rutin dan teratur untuk mencegak buah mengecil atau pecah buah.

Pada masa-masa awal tanam, pohon semangka cenderung lebih membutuhkan banyak air. Seiring proses pembentukan akar, kebutuhan akan air semakin berkurang. Namun saat mulai fase pembungaan, intensitas kebutuhan air kembali meningkat.

Berlanjut ketika fase pembentukan buah, pada fase ini pemberian air dapat dilakukan dengan intensitas sedang. Hal ini nanti mempengaruhi besaran buah yang akan terbentuk. Pemberian air yang sedikit atau kurang menyebabkan buah yang terbentuk menjadi kecil.

Ketika memasuki fase pemasakan buah, kebutuhan air kembali menurun. Pemberian air yang berlebih hanya akan memicu pecah buah pada semangka. Selain itu pemberian air yang berlebih juga cenderung membuat rasa buah menjadi kurang manis.



Monday, November 27, 2017

Ketahui Cara Budidaya Buah Tin Si Buah Dari Surga Yang Kaya Akan Manfaat

Kandungan, Khasiat Serta Budidaya Buah Tin Si Buah Dari Surga

Buah tin merupakan tanaman yang berasal dari Asia Barat yang banyak ditemukan pada daerah Afganistan dan Balkan. Penamaan Tanaman ini berasal dari bahasa Arab, sedangkan untuk nama ilmiahnya adalah Ficus Carica. Pohon Buah Tin masih satu keluarga dengan ara atau pohon beringin yang memiliki batang yang besar dan rindang. Tanaman ini populer di Indonesia untuk di ambil buahnya. Tidak hanya itu, Daun Tin dipercaya memiliki beragam manfaat yang baik bagi kesehatan. Salah satunya adalah untuk mengatasi penyakit jantung.

Umumnya masyarakat Indonesia mengenal Buah Tin sebagai oleh oleh khas dari timur tengah terutama pada saat musim haji dan umroh. Buah yang biasanya dikeringkan ini cukup populer diberbagai belahan dunia. Meski begitu tanaman ini sudah banyak dibudidayakan di Indonesia, sehingga tidaklah sulit untuk menemukan penjual Buah Tin ini. Mesikpun harga Buah Tin terutama Buah Tin kering cukup tinggi, namun buah ini tetap laris dipasaran.

Kandungan buah tin

Kandungan Yang Terdapat Dalam Buah Tin

Buah Tin dipercaya memiliki beragam khasiat serta manfaat yang baik untuk kesehatan. Ini dikarenakan buah ini kaya akan kandungan yang bermanfaat bagi tubuh. Buah Tin adalah salah satu tanaman yang namanya diabadikan dalam kitab suci alquran, bahkan bagi penganut agama islam Buah Tin dijuluki sebagai  si buah dari surga. Terlepas dari itu, kandungan gizi yang terdapat dalam Buah Tin memang sangat beragam. Meski Buah Tin memiliki kandungan nutrisi yang sangat Tinggi, namun masih jarang orang yang rutin mengkonsumsi Buah Tin di Indonesia. Dilansir dari United States Department of Agriculture, Berikut ini kandungan nutrisi Buah Tin per 100 gram antara lain:

Nutrient Unit 1Value per 100 g
Proximates
Water g 71.39
Energy kcal 107
Protein g 0.38
Total lipid (fat) g 0.10
Carbohydrate g 27.86
Minerals
Calcium mg 26
Iron mg 0.28
Magnesium mg 10
Phosphorus mg 10
Potassium mg 97
Sodium mg 1
Zinc mg 0.11
Vitamins
Vitamin C mg 1.0
Thiamin mg 0.022
Riboflavin mg 0.036
Niacin mg 0.419
Vitamin B-12 µg 0.00
Vitamin A, RAE µg 2
Vitamin A, IU IU 36
Vitamin D (D2 + D3) µg 0.0
Vitamin D IU 0
**sumber : USDA

Cara Membudidayakan Dan Merawat Pohon Buah Tin

Buah Tin memerlukan sinar matahari penuh sepanjang hari guna menghasilkan kualitas buah yang maksimal. Pohon Tin bisa tumbuh sangat besar hingga ketinggian 15-30 meter seperti pohon beringin. Meski begitu, pohon Tin juga mampu dibudidayakan dalam pot atau tabulampot. Untuk pohon yang ditanam dalam pot biasanya ukuran tubuh akan beradaptasi sehingga tidak dapat tumbuh sebesar pohon Tin yang di tanam langsung pada tanah.


Syarat Tumbuh Pohon Tin

  • Memiliki temperatur suhu antara 21-27 derajat Celcius.
  • Pohon Tin dapat tumbuh pada ketinggian 800-1800 meter dpl pada daerah tropis.
  • Memiliki curah hujan sedang ( 500-550 mm/tahun ) dengan kelembaban tinggi.
  • Memiliki pH tanah 6.0-6.5 dengan tekstur tanah lempung serta sistem drainase yang baik.
  • Pohon Buah Tin menyukai sinar matahari langsung untuk membantu mematangkan buah.


Cara Pembuatan Bibit Pohon Buah Tin.


Untuk bisa mendapatkan bibit dari pohon Tin selain dari membelinya, ada beberapa cara yang dapat anda lakukan. Cara memperbanyak bibit pohon Tin biasanya dilakukan dengan 2 cara, yaitu dengan perkembang-biakan generatif dengan menanam bijinya. Dengan penanaman bibit melalui biji, bibit yang dihasilkan nantinya akan memiliki sistem perakaran yang kuat. Selain itu kuantitas dari bibit dapat dilakukan sekaligus dalam jumlah besar. Namun dengan cara ini waktu yang dibutuhkan dalam produksi bibit cenderung lebih lama dan bibit yang dihasilkan pun belum tentu memiliki sifat yang identik dengan indukannya.

Cara berikutnya adalah dengan pembuatan bibit Buah Tin secara vegetatif yaitu dengan cara stek maupun cangkok. Kedua cara tersebut biasanya dilakukan untuk mendapatkan bibit yang lebih cepat dan dalam kuantitas yang terbatas. Untuk prosen pencangkokan, anda dapat membaca artikel sebelumnya tentang cara mencangkok yang benar. Dan untuk proses pembuatan bibit dengan cara stek, berikut ini saya lampirkan video tentang cara stek pohon Tin.



Cara Menanam Buah Tin Langsung Pada tanah.

  1. Buat campuran media tanam dari tanah, pupuk kandang serta sekam padi.
  2. Siapkan lubang tempat menanam dengan ukuran 30x30 cm dengan kedalam 20 cm.
  3. Siapkan bibit pohon Buah Tin yang akan ditanam. bibit pohon Tin biasanya banyak dijual dalam kondisi masih ber polybag.
  4. Lepaskan plastik polybag dari bibit yang sudah disiapkan, lakukan perlahan agar tidak merusak perakan tanaman.
  5. Isi lubang dengan media tanam yang sudah dibuat, lalu masukan bibit pohon Tin lalu timbun dengan media tanam/tanah sisa penanaman bibit dalam polybag.


Menanam Pohon Buah Tin Dalam Pot

  1. Siapkan pot dengan diameter sekitar 40 cm.
  2. Pada bagian dasar pot, isi dengan pecahan batu bata hingga rata.
  3. Media tanam bisa dibuat dengan campuran tanah, pupuk kandang, sekam mentah dan sekam bakar dengan perbandingan 1:2:1:1.
  4. Isi separuh bagian pot dengan campuran media tanam yang sudah disiapkan.
  5. Masukan bibit Buah Tin tepat ditengah pot.
  6. Timbun bibit dengan media tanam, lalu tekan sedikit untuk memadatkan media tanam.
  7. Bibit yang telah ditanam selanjutnya disiram dengan air secukupnya.
  8. Letakkan pot yang berisi bibit Tin pada daerah yang teduh selama seminggu.
  9. Setelah seminggu, pot Buah Tin dapat dipindah ke tempat yang lebih terbuka secara bertahap.
cara budidaya buah tin


Cara Merawat Pohon Buah Tin

  • Pohon Tin menyukai tanah yang kering, sehingga tidak perlu dilakukan penyiraman setiap hari bahkan tidak perlu disiram ketika musim hujan.
  • Pemangkasan cabang perlu dilakukan untuk mempermudah panen buah nantinya. Selain itu pemangkasan juga bertujuan untuk mengendalikan tinggi batang pohon Tin.
  • Berikan alat penegak atau ajir yang terbuat dari bambu atau batang kayu ketika tanaman mulai bertambah tinggi. gunanya agar membantu pertumbuhan batang menjadi lurus keatas.
  • Saat tanaman mulai berbuah, anda dapat memangkas sebagian daun untuk memberikan kesempatan Buah Tin mendapat sinar matahari langsung.
  • Pemupukan dapat dilakukan dengan memberi pupuk NPK sebanyak satu sendok teh setiap 2 minggu sekali.
  • Untuk budidaya Buah Tin dalam pot, perlu dilakukan pergantian media tanam setiap dua tahun. Dan jika tanaman sudah terlalu tinggi, dapat dipindah kedalam pot yang lebih besar.


Cara Mengatasi Hama Dan Penyakit Pada Pohon Buah Tin

Pohon Tin rentan terserang hama karena daun pohon Tin memiliki aroma khas yang harum sehingga dapat mengundang hama. Salah satu hama pada pohon Tin adalah kumbang pengeret batang. Hama ini biasanya ditemukan pada bagian pangkal batang pohon. Ciri ciri pohon Tin yang terserang hama kumbang pengeret adalah berupa serbuk yang banyak ditinggalkan disekitaran batang tanaman. larva dari kumbang pengeret masuk dan tinggal didalam batang, ini membuat batang menjadi keropos. Nutrisi yang diserap dari tanah pun menjadi terhambat, sehingga dapat menyebabkan pohon menjadi mati.

Untuk dapat mengatasi hama ini dapat dilakukan dengan menyemprotkan pestisida alami, memasang jaring penutup, atau dengan menanam tanaman pengusir serangga seperti kucai. Tanaman kucai masih satu kerabat dengan bawang dan dapat ditanam disekitar area tanam pohon Tin.

Penyakit lain yang dapat terjadi pada pohon Tin adalah serangan cendawan. Cendawan dapat tumbuh subur akibat drainase yang buruk pada media tanam. Selain itu, drainase yang buruk uga dapat menyebabkan pembusukan pada akar tanaman. Untuk mencegah hal itu terjadi adalah dengan cara memperbaiki sistem drainase serta menjaga tanah agar tidak terlalu lembab maupun tidak tergenang air.

Kapan Waktu Panen Buah Tin ?

Buah Tin dapat dimakan langsung tanpa dibuang kulitnya. Karena semua bagian pada Buah Tin memiliki kandungan fitokimia serta zat gizi yang baik bagi tubuh. Bentuk Buah Tin bulat agak oval dan berwarna hijau ketika masih muda.

Buah Tin biasanya memiliki waktu panen yang reltif singkat. Biasanya panen Buah Tin pertama dimulai pada usia 6-8 bulan setelah masa tanam. Buah Tin bukan temasuk tanaman musiman, ini berarti waktu panen dapat dilakukan hampir setiap hari.

Buah Tin bukan jenis buah yang bisa di peram atau matang melalui proses penyimpanan. Untuk itu sebaiknya buah yang akan dipanen adalah buah yang sudah benar benar matang. Buah Tin yang matang dapat ditandai dengan tangkai buah yang emnggantung atau telah layu. Buah Tin bisa di konsumsi secara langsung ataupun disimpan setelah mengalami proses pengeringan. Buah Tin kering dapat bertahan hingga 3 tahun.


Thursday, November 16, 2017

Mengenal Mangga Alpukat Produk Holtikultural Unggulan Dari Pasuruan

Ada yang unik dari buah mangga asal pasuruan yang sedang viral ini. Selayaknya buah mangga pada umumnya, namun keunikan dari mangga hasil dari produk holtikultural unggulan dari Pasuruan, Jawa Timur ini dalah dari cara menyantapnya. Mangga alpukat tidak perlu dikupas, untuk menikmatinya cukup dengan membelah buahnya seperti buah alpukat.

Apa itu mangga alpukat?


Mangga Alpukat adalah Mangga jenis Gadung Klonal 21 yang mulai dikembangkan sejak tahun 1994. Mangga alpukat asal Kabupaten Pasuruan ini telah berhasil mendapat penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Tahun 2013 silam dalam lomba Agribis Holtikultura Tanaman Buah Mangga Tingkat Nasional 2013.

Mangga Alpukat memang merupakan jenis mangga Gadung. Tetapi, karena buah ini matang di pohon serta kondisi tanah disana yang cukup kering, serat buah mangga alpukat jauh berbeda dengan mangga Gadung di tempat lain. Serat yang terdapat pada mangga alpukat Pasuruan lebih lembut dan mudah terlepas dari bijinya. Karenanya, mangga alpukat ini bisa dimakan dengan cara memutarnya pada bagian biji dan langsung disendok seperti ketika makan alpukat.

Mangga alpukat saat ini dibudidayakan hanya didaerah Pasuruan. Salah satunya adalah budidaya mangga alpukat di Kecamatan Rembang, Pasuruan. Disini mangga alpukat ditanam pada lahan seluas 4.000 hektar. Petani mangga alpukatpun tidak perlu susah payah memasarkan hasil panennya, karena pembeli datang sendiri ke kebun mangga alpukat.

mangga alpukat pasuruan
Foto : food.detik.com

Harga Mangga Alpukat Perkilo


Pemasaran mangga alpukat sebenarnya sudah sampai kebeberapa kota besar dipulau Jawa seperti Surabaya. Bahkan pengiriman hasil panen mangga alpukat ini bisa mencapai 5 kwintal dalam sekali pengiriman. Meski begitu para petani umumnya juga melayani pembelian langsung dikebun. Banyak warga dari dalam maupun luar Pasuruan penasaran akan mangga alpukat yang unik ini. Mereka memilih untuk datang langsung dan ada juga yang ingin memetiknya langsung dari pohonnya.

Banyaknya antusias masyarakat untuk mengetahui mangga alpukat asal Pasuruan tidak membuat petani mematok harga mangga alpukat terlalu tinggi. Dari penelusuran kami, harga mangga alpukat sekitar 32.000-35.000 rupiah perkilonya. Harga ini masih tergolong pada batas wajar dan terjangkau.

Harga bibit mangga pasuruan
Foto : http://hortikultura.litbang.pertanian.go.id

Agro Wisata Petik Mangga Alpukat


Salah satu petani mangga alpukat yang cukup dikenal saat ini adalah ketua DPRD Pasuruan Sudiono Fauzan. Beliau sejak awal tahun 2000 telah beralin menjadi petani modern dengan bertani mangga alpukat. Menurut Sudiono, mangga alpukat bisa menjadi Argo Wisata di daerah Pasuruan. Tentunya ini semua butuh proses dan perubahan pola pikir petani yang selangkah lebih maju.

“Mindset masyarakat petani mangga harus selangkah lebih maju, tidak hanya menjual hasil panennya ke pengepul, tengkulak atau ke pasar. Tetapi kedepan segera bersiap untuk menjual mangga dengan sentuhan wisata,” kata Sudiono.

“Saya kira dengan luasan lahan 3500 hektar di wilayah Kecamatan Rembang, sudah bisa jadi jujukan wisata di beberapa sentra mangga alpukat,” tambahnya.

Video Sudiono Fauzan Dengan Mangga Alpukatnya




Bibit Mangga Alpukat Pasuruan


Walaupun saat ini mangga alpukat masih ditemui di daerah Pasuruan, namun banyak juga yang tertarik untuk mencoba membudidayakan atau menanam pohon mangga alpukat. Namun sayangnya untuk menemukan penjual bibit mangga alpukat masih sangat jarang. Penanaman dari biji mangga alpukat pun belum tentu menghasilkan buah mangga yang sama seperti di Pasuruan. Hal ini mungkin saja terjadi karena perbedaan tekstur tanah serta iklim yang berbeda.

Pohon mangga alpukat memiliki batang seperti buah mangga pada umumnya. Seharusnya batang mangga alpukat dapat dicangkok pada batangnya. Pencangkokan perlu dilakukan dengan benar agar hasil cangkokan dapat menghasilkan pohon yang baik

Namun jika anda benar-benar tertarik untuk mencoba mengembangbiakan pohon mangga alpukat, ada baiknya anda datang langsung kesumbernya yaitu daerah Rembang, Pasuruan. Sehingga anda dapat belajar langsung dari petani mangga alpukat disana.

Tuesday, November 7, 2017

Tips Dan Cara Budidaya Tomat Dalam Pot Dengan Mudah

Walaupun tomat itu berbentuk buah, namun tomat di klasifikasikan sebagai sayuran meskipun strukturnya lebih mirip buahTanaman ini dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah dan dataran tinggi atau berkisar antara 0-1500 meter diatas permukaan laut. Tentu saja hal ini juga bergantung pada varietas dari bibit pohon tomat itu sendiri. Tanaman tomat membutuhkan tanah yang gembur sebagai media tananmnya dan memiliki pH sekitar 5,5 - 7.

Cara Menanam Tomat Dalam Pot


Pada alam liar, tanaman tomat berbentuk rumpun pohon dengan tinggi bisa mencapai  ketinggian hingga 3 meter. Namun berbeda dangan tanaman tomat yang dibudidayakan, tingginya tidak lebih dari 2 meter dan biasanya memerlukan tiang penyangga untuk menopang pohon agar tidak merunduk dan tertekuk karena menahan buahnya.


Tanaman tomat dapat tumbuh dengan baik di berbagai media tanam seperti lahan terbuka, hidroponik maupun media tanam seperti pot dan polybag. Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menguraikan tahapan bagaimana cara menanam tomat dalam pot atau polybag.


cara menanam tomat dalam pot



Panduan Memilih Tanaman Tomat

Secara umum, tomat dapat di bedakan dari bentuk buahnya. Dari klasifikasi tersebut tomat dapat di bagi menjadi 4 jenis :


1. Tomat Granola atau Tomat Buah, bentuknya bulat dengan permukaan yang rata.
2. Tomat gondol , berbentuk bulat biasanya digunakan sebagai bahan baku pembuatan saos.
3. Tomat sayur, Teksturnya keras dan memiliki rasa yang asam.
4. Tomat Cherry, bentuknya kecil  - kecil dan memiliki rasa manis asam.

Cara menanam tomat dalam polybag tidaklah begitu sulit. Langkah awalnya adalah dengan memilih tanaman tomat sesuai dengan varietas dan jenis tomat yang ingin Anda tanam. Sesuaikan lokasi dan kondisi tempat kita ingin membudidayakan tomat, terutama dari segi iklim dan ketinggian lokasi.

Bibit tomat bisa anda dapatkan dari buah tomat segar yang anda beli dipasar. Caranya, potong buah tomat dan keluarkan bijinya. Masukan semua biji tomat kedalam satu wadah dan isi wadah dengan air untuk menghilangkan sisa – sisa buah yang masih menempel pada biji. Tapis air lalu keringkan biji tomat menggunakan tisu dan jemur dibawah sinar matahari.

Untuk hasil yang maksimal, gunakan benih unggul dari sumber yang terpercaya. biji tomat dari berbagai varietas dapat ditemukan di toko-toko pertanian. Biasanya informasi yang anda butuhkan tentang sifat-sifat tanaman dapat ditemukan pada setiap label pada kemasan benih.


Cara Pembibitan Tomat Dari Biji

Bagaimana cara menanam tomat dalam polybag? Tahapan pertama untuk melakukan proses pembibitan tomat dalam polybag yaitu, benih harus ditaburkan pada media pembibitan. Tahapan ini diperlukan agar benih yang tumbuh mendapat perawatan yang berbeda dengan bibit yang telah cukup besar.

Siapkan media pembibitan. Pilih lahan pembibitan di tempat yang terlindung dari hujan maupiun sinar matahari langsung. Suhu tanah untuk media pembibitan perlu di jaga agar suhunya berkisar antara 21-27 derajat Celcius. Jika suhu tanah mencapai suhu diatas 35C maka bibit kecambah akan membusuk dan mati. Biasanya benih tomat akan mulai bertunas pada hari ke 5 hingga hari ke 7 setelah ditanam.


Jarak tanam pembibitan tomat
Jarak Tanam Bibit Tomat
Bentuknya bisa berupa lahan pembibitan, rak pembibitan, atau polybag.
Untuk lahan pembibitan, buatlah baris berjajar pada lahan tanam dengan kedalaman 1 cm dengan jarak 5 cm setiap barisnya. Lalu tanam bibit tomat pada setiap baris dengan jarak 3 cm, kemudian timbun permukaan baris tersebut dan siram.

Untuk pembibitan menggunakan polybag, isi polybag dengan media untuk pembibitan.Jika tidak memiliki polybag gunakan kantong kertas ramah lingkungan. Kemudian tanam biji tomat kedalam media tanam dengan kedalaman 1 cm. Kemudian timbun dan siram. Setiap polybag cukup diisi satu biji saja.

Setelah bibit di tanam, lakukan penyiraman 2 kali sehari dengan perlahan. Hati – hati dalam menyiram, jangan sampai merusak bibit yang telah di tanam.

Tambahan pupuk dapat dilakukan setelah dua minggu dengan pupuk cair organik, kompos atau NPK. Perawatan lain yang perlu dilakukan adalah penyiangan. Jangan biarkan gulma tumbuh di daerah pembibitan. Bibit tomat siap untuk dipindahkan dari polybag setelah 30 hari atau setidaknya sudah memiliki 5 helai daun.

Pemindahan Bibit Pohon Tomat Kedalam Polybag


Sebelum bibit dipindahkan, siapkan media tanam dan juga polybag. Isi polybag dengan tanah, sekam padi dan kompos dengan perbandingan 2:1:1. Alternatif lainya anda bisa mengganti  sekam padi dengan pasir, dan kompos bisa di gantikan dengan kotoran hewan seperti kotoran ayam.

Anda juga bisa menggunakan tanah humus yang digali sendiri atau membelinya di toko tanaman sebagai media pembibitan. Namun anda juga perlu berhati – hati jika memutuskan untuk menggunakan tanah dari kebun anda, pastikan tidak terdapat mikro organisme yang justru malah membunuh bibit tomat anda. Selain itu, pastikan tanah yang digunakan juga dibersihkan dari akar – akar, kotoran dan sebagainya.

Ada 2 cara untuk memindahkan bibit tomat ke polybag yaitu :

  • Pertama , dengan langsung mencabut bibit. Caranya, siram tanah dengan air agar mendjadi lunak. Kemudian cabut bibit dengan hati – hati agar akarnya tidak putus atau rusak. Lalu masukan bibit kedalam lubang tanam di polybag dengan posisi tegak. Pastikan akar tidak terlipat dan dalam posisi lururs. Atur lubang tanam sesuai dengan panjang akar.
  • Kedua, pindahkan bibit - bibit yang akan di pakai. Caranya adalah dengan mengangkat pohon dengan tanah di sekitarnya. Untuk pembibitan pada lahan terbuka, cungkil tanah dengan kedalaman 10 cm dengan sekop atau tangan. Kemudian angkat dan pindahkan bersama tanah yang telah di cungkil tersebut.

Untuk memindahkan bibit  dari polybag pembibitan, tarik plastik polybag kemudian pindahkan tanah kedalam polibag yang lebih besar. Plastik polybag untuk pembibitan seblumnya dapat digunakan berulang – ulang.


Cara Merawat Pohon Tomat Yang Baik

Pemeliharaan tomat dalam polybag relatif cukup mudah.  Kesehatan tanaman harus selalu dikontrol untuk menghindari penyebaran penyakit terutama melalui akar. Jaga media tanam selalu dalam keadaan lembab jangan sampai kering. Siram setidaknya 2 kali dalam sehari, namun tetap jaga agar tanah tidak terlalu basah.

Cabut gulma / rumput liar yang tumbuh pada polybag secara teratur. Jika ada tanaman yang layu atau mati, segera cabut dan buang media tanam disekitar tanaman tersebut untuk menghindari agar tanaman lainnya tidak ikut terinfeksi. Perawatan lain yang dibutuhkan adalah dengan memberi tiang penyangga untuk tanaman tersebut.

Berikan pupuk kompos kurang lebih satu genggam untuk setiap polybag setelah bibit berumur  1 minggu. Penambahan kompos dapat diberikan setiap bulan atau jika tanaman sudah terlihat kurang subur. Saat tamanan mulai berbuah bisa ditambahan pupuk cair organik.

Hama dan penyakit pada tanaman tomat cukup banyak. Hama bisa dibasmi dengan membuatnya secar manual. Misalnya dengan cara membuang daun atau memotong batang yang terkena hama. Penyemprotan pestisida bisa dilakukan jika memang benar – benar di perlukan. Dan jika memang harus di semprot pestisida, gunakanlah pestisida organik yang terbuat dari bahan – bahan alami sehingga aman bagi kesehatan dan lingkungan.

Penyakit pada tanaman tomat
Penyakit Tanaman Tomat

Berikut ini adalah penyakit – penyakit yang pada tumbuhan tomat dan cara menanggulangiya :
  1. Bercak hitam yang terjadi akibat serangan bakteri Xanthomonas vesicatoria dari pohon – pohon disekitarnya. Untuk mengatasinya bisa dilakukan dengan cara membuat campuran larutan sabun dengan minyak lalu semprotkan pada bagian yang terinfeksi bercak hitam.
  2. Akar busuk yang disebabkan oleh bakteri yang menyerang bagian akar pohon tomat. Untuk membasminya dengan cara mencabut pohon yang terserang akar busuk tersebut.
  3. Pucuk tunas mengkerut yang disebaban oleh bakteri, hal ini menyebabkan pucuk tidak mampu tumbuh dan membesar. Solusinya adalah dengan memangkas pucuk tersebut dan biarkan pucuk baru muncul.
  4. Busuk buah yang disebabkan oleh jamur Colletotrichum coccodes. Hal ini membuat buah tomat menjadi busuk sebelum matang. Buang buah tomat yang mengalamin pembusukan adalah solusi awal yang tepat untuk dilakukan.

Jika pohon tomat anda sudah mulai membesar dan berbuah, segeralah beri tiang pancang kurang lebih setinggi 1 meter. Hal ini dimaksudkan untuk menopang pohon tomat agar tidak terlalu merunduk akibat menahan berat dari buah tomat itu sendiri.

Cara Memanen Pohon Tomat

Tanaman tomat yang di tanam dalam polybag biasanya dapat di panen setelah berumur  bulan, atau bergantung dari varietas tomat yang di tanam. Buah yang siap panen dapat dilihat dari warna yang berubah dari hijau menjadi kekuning – kuningan. Pilih buah yang benar – benar matang saja untuk di panen


Buah tomat tidak matang secara bersamaan. Anda bisa memetiknya setiap 2-3 hari sekali, hindari mencabutnya dengan keras untuk menghindari kerusakan pada dahan. Waktu yang tepat untuk memanen buah tomat adalah waktu pagi dan sore hari, atau ketika matahari tidak terlalu panas.

Budidaya tomat dalam pot patut menjadi salah satu hal yang wajib anda coba. Selain mendapatkan buah yang sehat, terdapat kepuasan tersendiri ketika kita memanen tomat yang kita tanam sendiri. Tidak ada salahnya Anda mulai memanfaat pekarangan rumah agar lebih produktif, terutama dengan teknik tabulampot.

Friday, November 3, 2017

Cara Menanam Biji Rambutan Agar Mendapat Hasil Buah Maksimal

Buah rambutan merupakan salah satu buah tropis yang cukup populer di Indonesia. Buah berambut yang umumnya meiliki warna merah ini memang nikmat untuk dimakan langsung tanpa diolah. Meskipun pohon rambutan berbuah mengikuti musim, akan tetapi tidak sedikit juga yang berniat untuk menanam pohon rambutan. Untuk menanam pohon rambutan bisa dari bijinya ataupun dari cangkok batang ( Baca : cara mencangkok yang benar cangkok ). Nah untuk anda yang berniat untuk menanam pohon rambutan dari mulai bijinya, silahkan simak beberapa tips yang akan dibahas berikut ini.
cara menanam biji rambutan

Langkah dan Cara Menanam Biji Rambutan

Untuk membuat bibit rambutan dari bijinya tentulah harus dipilih dari buah yang berkualitas. Buah rambutan yang baik biasanya juga berasal dari pohon rambutan yang baik. Menurut Badan Pengawasan dan Sertifikasi Benih, Pohon rambutan yang baik ditandai dengan akar yang kuat, tahan terhadap hama dan penyakit serta mampu bertahan dalam kondisi tanah yang tandus.

Cara Membuat Bibit Rambutan Dari Bijinya


  • Pilih buah rambutan yang sudah matang sempurna.
  • Buah dikupas lalu dipisahkan daging buah untuk di ambil bijinya.
  • Biji rambutan tersebut lalu diangin-anginkan selama 24 jam
  • Biji rambutan yang sudah diangin-anginkan sudah siap untuk dijadikan bibit pohon rambutan.
  • Namun untuk pencegahan dari jamur, biji rambutan bisa dilumuri dengan larutan fungisida.


Cara Menyemai biji rambutan


  • Siapkan media tanam atau tanah yang akan digunakan, tanah untuk menyemai biji rambutan haruslah tanah yang gembur.
  • Untuk proses penggemburan tanah, anda dapat mencangkul dengan kedalalm 25 cm. Lalu bersihkan gulma, batu, ataupun akar dari tanah hasil cangkulan tersebut.
  • Haluskan tanah yang masih menggumpal sampai tekstur tanah menjadi benar-benar gembur.
  • Buat bedengan dari tanah yang sudah digemburkan sebelumnya dengan lebar 1 x 10 meter (atau menyesuaikan) dengan ketinggian 30 cm.
  • Tambahkan serta pupuk organik untuk menambah kesuburan tanah yang akan digunakan.
  • Penyemaian biji dilakukan dengan jarak tanam 10 x 10 cm lalu diberi atap pelindung untuk menahan air hujan secara langsung.
  • Untuk proses perawatan cukup disiram pada pagi dan sore hari dengan air secukupnya.
  • Setelah mulai berkecambah dan memiliki daun sekitar 2-3 lembar, bibit pohon rambutan siap dipindahkan.

Cara Menanam Bibit Biji Rambutan


  • Pilihlah kecambah/bibit pohon rambutan yang sudah cukup umur, serta memiliki 2-3 helai daun.
  • Siapkan kembali bedengan dengan ukuran 30 x 40 cm sebagai lahan tanam bibit rambutan.
  • Pindahkan bibit rambutan kedalam bedengan yang telah disiapkan sebelumnya.
  • Lindungi bibit pohon rambutan dari sinar matahari dan air hujan dengan memberi atap pelindung.
  • Lakukan pendangiran/penggemburan tanah setiap 2 minggu untuk menjaga tanah tetap gembur.
  • Pembersihan gulma dan tanaman pengganggu juga pelu dilakukan agar pohon rambutan dapat tumbuh dengan baik.


Memang untuk dapat menikmati hasil rambutan dengan cara menanam dari bijinya membutuhkan waktu yang tidak singkat. Seperti pada alpukat mentega, umumnya pohon rambutan baru akan berbunga ketika berusia tujuh tahun sejak penanaman dari biji buah ramutan. Namun dengan perawatan yang baik serta pemberian pupuk, dapat merangsang pohon rambutan untuk lebih cepat berbuah. Tertarik untuk mencoba cara menanam biji rambutan ?

Tuesday, October 3, 2017

Cara Menanam Pohon Semangka Dalam Pot - Tabulampot semangka

Budidaya pohon semangka biasanya dilakukan pada perkebunan luas. Buah semangka adalah salah satu buah yang banyak digemari karena rasanya yamg manis. Di Indonesia terdapat berbegai jenis semangka dipasaran diantaranya, semangka merah, semangka kuning, semangka tanpa biji, bahkan sampai semangka kotak.

Sejarah Pohon Semangka

Semangka merupakan jenis tanaman yang merambat yang memiliki asal dari daerah bagian selatan Afrika, Semangka memiliki nama latin citrullus lanatus. Buah dengan kulit keras dan berwarna hijau ini memiliki pohon berbatang lunak yang mampu menjalar dengan panjang hingga 4 meter. Umur pohon semangka berkisar antara 60-100 Hari ( umur panen dari mulai penanaman ). Pohon semangka berkembang biak dengan cara penyerbukan dan pembuahan berlangsung pada bunga yang selanjutnya berkembang menjadi buah.

Budiya pohon semangka biasanya dimulai pada saat musim kemarau. Hal ini dikarenakan semangka membutuhkan sinar matahari penuh, karena itu adalah waktu yang tepat untuk memperoleh hasil yang maksimal jika dibandingkan pada musim hujan. Selain itu untuk mendapat hasil yang lebih maksimal pada saat panen perlu juga diperhatikan ketinggian tempat pembudidayaan. Hal ini bisa mempengaruhi umur panen dari semangka. Semangka yang ditanam di dataran rendah cenderung memiliki waktu panen yang lebih cepat jika dibandingkan dengan pembudidayaan semangka di dataran tinggi.

manfaat buah semangka

Manfaat Buah Semangka

Buah yang kandungan air mencapai 92% ini, selain nikmat dan menyegarkan ternyata juga memiliki beragam manfaat. Berikut ini beberapa manfaat buah semangka di antaranya :

  1. Buah Semangka mampu menetralisasikan tekanan darah dalam tubuh karena memiliki kandungan air dan kalium yang cukup tinggi. untuk itu buah ini sangat bermanfaat bagi penderita hipertensi atau darah tinggi.
  2. Buah Semangka membantu meningkatkan daya tahan tubuh karena mengandung Vitamin C dan betakaroten yang berguna sebagai antioksidan dalam tubuh.
  3. Buah Semangka mengandung anti inflamasi, sehingga dapat membantu mencegah atau menghambat inflamasi pada tubuh.
  4. Buah Semangka membantu melancarkan pencernaan terutama pada ibu hamil yang sering mengalami masalah sembelit.
  5. Buah Semangka sangat baik untuk kesehatan mata, ini karena buah semangka mengandung cukup banyak Vitamin A yang baik untuk kesehatan mata.
  6. Buah semangka untuk kulit dan rambut. Selain untuk kesehatan, buah semangka juga bermanfaat untuk kecantikan kulit dan keindahan rambut.


Budidaya Pohon Semangka Dalam Pot / Tabulampot


Walaupun budidaya semangka indentik dengan lahan pertanian yang luas, bukan berarti budidaya semangka tidak bisa dilakukan di lahan yang kecil. Bahkan budidaya semangka bisa dilakuakan pada media tanam Polybag maupun didalam pot atau yang lebih populer di sebut Tabulampot. Jika anda tertarik mencoba menanam pohon semangka pada media polybag atau tabulampot, Anda mungkin bisa mengikuti beberapa panduan berikut ini

Budidaya pohon semangka dalam pot - tabulampot semangka

  • Siapkan media tanam yang bisa dibuat dari campuran tanah gembur, pupuk kompos dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1. Masukan media tanam dan diamkan selama seminggu sebelum proses pembibitan.
  • Siapkan bibit semangka yang bisa Anda peroleh dari toko Pertanian atau Anda bisa siapkan sendiri dari biji semangka yang sudah tua. Pilihlah biji dari buah semangka yang telah matang sempurna dan memiliki bentuk yang bulat lalu cuci bersih dan angin-angnkan.
  • Buat lubang pada media tanam dengan kedalaman 5-6cm dan masukan bibit semangka yang telha disiapkan kedalam lubang lalu tutup kembali lubang dengan media tanam. Siram secukupnya dan letakkan pada area yang terkena sinar matahari langsung.
    **Selama masa pembenih jangan disiram lagi, hal ini untuk menghindari pembusukan pada bibit pohon semangka. Oleh karena itu jaga juga tempat penyimpanan agar tidak terkena air hujan.
  • Biarkan sampai tunas mulai muncul sampai memiliki panjang sekitar 10cm. Setelah itu Anda bisa melakukan penyiraman pada media tanam secukupnya, sampai media tanam lembab. Hindari penyiraman yang berlebih, karena pada masa ini akar tanaman cenderung mudah membusuk dan mati.
  • Setelah berumur sekitar 2 mingguan, Anda bisa memindahkan pot ke area yang lebih terbuka. Karena pada umur ini, pohon semangka sudah lebih kuat walau terkenan hujan.
  • Pohon semangka tumbuh secara merambat, untuk itu Anda juga perlu menyiapkan tiang penyangga pada pot yang berguna sebagai media perambatan batang pohon semangka.
  • Pohon semangka termasuk tanaman yang suka air. Untuk itu penyiraman dapat dilakukan pada pagi dan juga malam hari.
  • Jangan lupa untuk menjaga area dari tanaman pengganggu pada sekitar pohon dengan mencabutinya dan perlu juga dilakukan penggemburan pada media tanam, lalu lakukan pemupukan ketika tanaman mulai berbunga.
  • Ketika putik buah mulai muncul, Anda Bisa mengurangi intensitas penyiraman menjadi hanya 2 hari sekali. Hal ini bertujuan agar buah yang dihasilkan buah yang lebih manis.
  • Ketika buah sudah mulai membesar, buatlah penahan buah dari tali untuk menahan berat buah agar tidak putus karena pohon tidak mampu menahan beratnya.
  • Ketika sudah berumur 2-3 bulan, buah semangka sudah bisa di panen. Buah yang sudah siap panen ditandai dengan tangkai buah yang sudah mulai mengkerut. Lakukan pemanenan dengan mengguntik tangkai buah dengan hati-hati sehingga tidak merusak tanaman.
Budidaya pohon semangka dengan cara tabulampot bisa menjadi salah satu alternatif dalam pamanfaatan pekarangan atau halaman rumah yang memiliki lahan yang sempit. Selain lebih sehat, tabulampot semangka juga dapat menjadi solusi bagi anda yang suka berkebun. Bagaimana, tertarik untuk mencoba tabulampot semangka ?

Sunday, October 1, 2017

Mengenal Manfaat Buah Naga Kuning Serta Budidayanya


APA ITU BUAH NAGA KUNING ?


Buah Naga Kuning atau yang memiliki nama latin Selenicereus Megalanthus adalah buah yang berasal dari Meksiko, tetapi pembudidayaan buah naga sekarang ini sudah banyak dilakukan diberbagai negara  di Asia diantaranya Vietnam, Taiwan, Filipina, Malaysia dan juga di Indonesia. Selain di Asia, buah naga juga bisa kita jumpai di Australia, Okinawa dan Tiongkok selatan.


perbedaan buah naga kuning dan buah naga merah


PERBEDAAN BUAH NAGA KUNING DAN MERAH


  1. Perbedaan yang paling mendasar adalah dari warna kulitnya. Seperti Namanya, Buah naga kuning meiliki warna kulit kuning sedangkan Buah Naga merah memiliki kulit buah berwarna merah
  2. Ukuran sisik Buah Naga Kuning cenderung lebih kecil dibanding buah naga lain dan sebagian buah naga kuning juga ditemukan jenis kulit yang memiliki duri
  3. Ukuran buah naga kuning lebih kecil daripada buah naga merah, hal ini juga berlaku untuk batang pohon buah naga kuning yang juga memiliki ukuran yang lebih kecil.
  4. Dari segi harga, Buah naga kuning memiliki harga yang jauh lebih mahal dibanding jenis buah naga lainnya. Bahkan harga buah naga kuning per kilo nya mencapai angka Rp 300.000/kg. Harga tersebut sangat jauh diatas harga Buah Naga jenis lainnya dikisaran Rp 15.000 – Rp 35.000 per kilo nya.
  5. Buah naga kuning memiliki syarat tumbuh pada daerah dataran tinggi dengan suhu dingin. Berbanding terbalik dengan buah naga putih atau merah yang tumbuh pada daratan rendah dan bersuhu panas.

keunggulan dan ciri-ciri buah naga kuning


KEUNGGULAN BUAH NAGA KUNING

Seperti disebutkan sebelumnya, pohon Buah Naga Kuning memiliki ukuran yang lebih kecil dibanding jenis lainnya. Tentu saja hal ini berdampak pada ukuran buah yang juga memiliki ukuran yang lebih kecil, hanya sekitar setengah dari ukuran rata – rata Buah naga merah maupun buah naga putih.

Akan tetapi meski memiliki ukuran buah yang lebih kecil justru Rasa Buah Naga Kuning lebih manis daripada buah naga lainnya. Hal ini karena Buah Naga kuning memiliki kandungan sakrosa juga fruktosa yang lebih tinggi dari yang lain. Selain itu kandungan air dalam buah naga kuning juga lebih banyak sehingga akan memberi rasa segar saat mengkonsumsi buah ini.


CIRI - CIRI BUAH NAGA KUNING


  • Buah Naga Kuning memiliki daging buah berwarna putih dengan biji hitam sama dengan buah naga putih.
  • Kulitnya memiliki warna kuning terang bersisik besar dan memiliki gradasi warna hijau pada ujung sisiknya.
  • Selain memiliki kulit bersisik, Buah Naga Kuning juga memiliki varian kulit dengaa permukaan berduri.
  • Ukuran pohon buah naga kuning relatif lebih kecil dibanding pohon buah naga jenis lainnya. Dan juga ukuran buah yang lebih kecil dibanding jenis lainnya.
  • Memiliki rasa lebih manis dan tekstur buah yang lebih berair.


APA MANFAAT BUAH NAGA KUNING?


KHASIAT BUAH NAGA KUNING


  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Buah Naga Kuning memiliki kandungan Vitamin C yang sangat tinggi, Buah Naga sangat baik dikonsumsi oleh Anak yang sedang dalam proses masa pertumbuhan. Buah Naga juga membantu meningkatkan daya tubuh, hal ini dikarenakan Buah Naga Kuning memiliki kandungan antioksidan yang tinggi untuk menangkal radikal bebas, sehingga membuat anda terhindar dari berbagai penyakit.

  • Membantu mencegah dan penyembuhan Kanker

Kanker termasuk salah satu penyakit yang banyak membunuh manusia. Buah Naga Kuning memiliki kandungan antioksida phytoalbumin, inilah yang dapat menbantu melawan radikal bebas penyebab kanker. Selain itu kandungan vitamin kompleksnya, sudah banyak direkomendasikan oleh para dokter sebagai buah untuk terapi penyembuhan kanker.

  • Menjaga fungsi penglihatan pada mata

Buah Naga Kuning juga kaya akan Beta-Karoten seperti halnya yang terkandung dalam wortel, oleh karena itu Buah Naga juga sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Selain itu rasa dari Buah Naga relatif lebih nikmat dari pada wortel. Hal ini bisa menjadi alternatif pengganti jus wortel untuk anak-anak dan tentu saja orang dewasa untuk terus menjaga penglihatan mata agar tetap jernih.

  • Mejaga dan mempertahankan kesehatan jantung

Buah Naga banyak mengandung Vitamin C, B1, serat, asam folat dan karoten. Buah Naga Kuning dapat mengurangi tingkat kolesterol jahat dalam tubuh. Serta kemungkinan terjadi penumpukan plak di arteri dan vena sangat rendah atau bahkan tidak mungkin terjadi. Kandungan pada Buah Naga mampu mengeruk  sel kanker serta memberikan nutrisi pada jantung sehingga jantung akan mendapat nutrisi yang banyak sehingga terhindar dari serangan jantung yang mematikan.

  • Membantu menjaga kelembaban kulit

Kadar air yang tinggi membantu menjaga kelembaban kulit dari dalam. Hal ini bisa kita dapatkan dengan mengkonsumsi Buah Naga secara langsung. Sementara untuk kulit bagian terluar Anda bisa memanfaatkan daging buah naga untuk dijadikan sebagai masker. Caranya cukup dengan memblender daging Buah Naga kemudian saring airnya, ampas yang tersisa dari daging buah naga itulah yang akan digunakan sebagai masker pada kulit Anda. 

  • Menunda proses penuaan dini

Penuaan dini menjadi salah satu momok yang cuku menakutkan terutama pada wanita. Namun proses penuaan dini tersebut bisa ditunda dengan mengkonsumsi Buah Naga Kuning. Buah ini kaya akan kandungan vitamin E yang sangat dibutuhkan dalam merawat dan menjaga keremajaan kulit Anda. Vitamin E dapat membatu mencegah timbulnya flek pada wajah juga mencegah kerutan, serta warna kulit yang tidak merata yang membuat penampilan Anda menjadi tidak menarik.

  • Mengatasi masalah jerawat pada wajah

Caranya adalah dengan menggunakan masker wajah yang terbuat dari Daging Buah Naga Kuning. Masker Buah Naga ini menggunakan ampas daging buah yang telah ditiriskan airnya. Penggunaannya pun sama seperti masker buah pada umumnya. Hanya saja, untuk mengatasi masalah jerawat ini Anda perlu menggunakanya secara teratur setiap dua hari sekali sampai jerawat pada wajah benar-benar hilang dan sembuh.

  • Mengandung sumber energi alami 

Kandungan Sukrosa dan fruktosa alami merupakan sumber pembentuk gula, dan gula adalah sumber energi utama untuk tubuh manusia. Selain itu Buah Naga Kuning ini memiliki kandungan air yang lebih banyak. Oleh karena itu ketika Anda mengkonsumsi Buah Naga Kuning juga dapat memberikan kesegaran pada tubuh dan menghindari dehidrasi akibat kurangnya cairan pada tubuh.

  • Baik Untuk Tulang Dan Darah

Manfaat buah naga berikutnya adalah untuk nutrisi tulang dan darah. Buah Naga Kuning memiliki kandungan zat besi dan kalsium yang cukup tinggi. Kandungan zat besi dan kalsium tersebut sangat baik untuk nutrisi tulang dan darah. Hal ini dikarenakan zat besi dapat memenuhi 8% dari kebutuhan yang di butuhkan tubuh. Jadi, kombinasi kalsium dan zat besi pada buah ini sangat baik bila dikonsumsi secara teratur.

  • Mengatasi Diabetes

Diabetes sering diidentikan dengan kebiasan mengkonsumsi gulu berlebih. Sehingga bagi penderita diabetes harus lebih cermat dalam memilih dan mengkosumsi makanan manis. Akan tetapi, Buah Naga Kuning justru baik buat para penderita diabetes. Karena rasa manis Buah Naga Kuning bukan berasal dari glukosa tapi Sakrosa juga Fruktosa, maka Buah Naga Kuning juga bisa untuk membantu dalam penyembuhan penyakit diabetes.

  • Mencegah osteoporoais

Mencegah penyakit osteoporosis atau pengapuran tulang, hal ini sudah dijelaskan sebelumnya bahwa Buah Naga Kuning memiliki kandungan Kalsium yang sangat tinggi. Seperti yang kita ketahui, kalsium merupakan nutrisi alami untuk kepadatan tulang. Dengan mengkonsumsi Buah Naga berarti akan banyak kandungan kalsium yang masuk menutrisi tulang. Sehingga tulang menjadi lebih padat dan kuat, terhindar dari pengeroposan dan penkapuran tulang atau osteoporosis.



budidaya buah naga kuning

BUDIDAYA BUAH NAGA KUNING

Cara menanam Buah Naga Kuning bisa dilakukan dengan dua cara yaitu dengan stek batang, maupun dengan penyemaian dari biji buah. Tanah yang kaya unsur hara, berpasir, mendapat sinar matahari yang cukup dan memiliki suhu yang sesuai menjadi syarat agar tanaman ini dapat tumbuh dengan subur.Dengan dilakukan perawatan yang baik dan pemberian pupuk, biasanya tanaman buah naga akan mulai berbuah pada umur 11 – 17 bulan.

Secara umum budidaya buah naga dapat dilakukan pada daerah dengan ketinggian berkisar antara 0-1200 meter. Selain itu ketersedian sinar matahari yang cukup juga mempengaruhi pertumbuhan pohon buah naga. Buah naga termasuk jenih tanaman yang rakus akan unsur hara, untuk itu pemberian pupuk yang baik akan sangat membantu dalam mendapat hasil yang maksimal.

Untuk di Indonesia sendiri, pembudidayaan buah naga saat ini banyak dilakukan di daerah Jember, Malang, Ponorogo, Mojokerto, Banyuwangi, Kulon Progo, Bandung, Batam, Kalibawang dan Wonogiri. Sumber data kami kutip dari wikipedia.

Harga bibit buah naga kuning memang relatif lebih tinggi dari pada bibit buah naga merah maupun buah naga putih. Untuk bisa mendapatkan bibit buah naga kuning anda perlu menyiapkan dana berkisar antara Rp 25.000 – 100.000/batang. Perbedaan harga ini bergantung pada ketinggian batang maupun kualitas bibit yang ingin dibeli.

Namun jika anda tertarik untuk budidaya buah naga kuning dengan cara stek, mungkin video tutorial cara menyetek buah naga kuning ini bisa membantu anda. 


CARA MENYETEK BUAH NAGA KUNING





Buah naga kuning memang belum begitu terkenal di pasaran, mungkin karna harga yang tergolong mahal dan juga masih jarangnya pembudidaya tanaman ini, mungkin bisa menjadi peluang bisnis yang cukup menguntungkan bagi anda. Terutama bagi anda yang memiliki lahan yang produktif. Namun jika anda tidak memiliki lahan yang memadai, mungkin tabulampot buah naga kuning bisa menjadi alternatif bagi anda. Mungkin di lain kesempatan akan kami coba untuk mengulas lebih dalam tentang tabulampot buah naga kuning dalam satu artikel kusus. Semoga artikel tentang buah naga kuning ini bisa bermanfaat untuk anda. 

Thursday, July 6, 2017

Keunggulan Alpukat Mentega : Varietas Unggul Kaya Manfaat

Terdapat bermacam - macam jenis alpukat yang ada. Diperkirakan terdapat ratusan jenis varietas alpukat yang ada di dunia. Sedangkan di Indonesia sendiri terdapat sekitar 20-an jenis alpukat, namun secara umum masyarakat hanya mengenal dua jenis alpukat, yaitu alpukat biasa dan alpukat mentega.


Apa Itu Alpukat Mentega?

PENGEN ALPUKAT MENTEGA???? PESAN VIA WHATSAPP



Alpukat mentega adalah salah satu jenis alpukat unggulan dan merupakan varietas baru. Banyak yang mengira alpukat mentega adalah jenis varietas mentega yang hadir baru - baru ini dan terjadi dengan rekayasa genetika. Akan tetapi menurut Oktavianus Dwi Pamungkas dari Usaha Tani Mandiri mengatakan,


“Ya. Alpukat mentega memang varietas baru dalam tanaman alpukat, tapi ia sudah lama sekali ada. Alpukat ini bukan hasil rekayasa, melainkan penyimpangan genetika yang terjadi secara alamiah. Namun, penyimpangan tersebut justru membuatnya jauh lebih unggul ketimbang alpukat yang selama ini kita kenal”

Lebih lajut Oktavianus mengatakan “Kelebihan Alpukat Mentega Miki antara lain cocok ditanam di dataran rendah. Selain itu tanaman alpukat ini tidak disukai ulat karena mengandung enzim antiprotease. Dengan adanya enzim tersebut, ulat tidak bisa mengurai protein yang dibutuhkan untuk berkembang biak. Padahal pada tanaman alpukat jenis lain, ulat sangat sering menyerang,” tutur Okta.


Perbedaaan alpukat mentega dengan alpukat biasa

Keunggulan Alpukat Mentega


Seperti yang sudah di bahas sebelumnya, Alpukat mentega merupakan varietas unggul dari jenis alpukat lainnya. Dibandingkan dengan alpukat biasa, Alpukat mentega memiliki banyak perbedaan keunggulan dari alpukat mentega tersebut adalah,

  • Alpukat mentega memiliki daging buah yang lebih tebal dan tidak memiliki serat seperti pada alpukat bias yang sering kita temui.
  • Warna daging buah yang kuning sepert mentega, hal inilah yang menjadi dasar penamaan varietas ini dengan sebutan alpukat mentega.
  • Dari rasa buahnya pun alpukat mentega memiliki rasa daging buah yang legit dan terasa gurih, sehingga rasa buah ini tetap nikmat dikonsumsi meski tanpa capuran gula sekalipun.
  • Kenungulan lainnya adalah Pohon alpukat mentega cenderung bebas dari hama pemakan daun dan buah dari sejak berbunga sampai menjadi buah. Hal ini karena ulat pemakan daun dan buah yang menjadi hama tidak menyukai alpukat mentega.
  • Alpuka mentega dikenal sebagai alpukat yang berbuah di sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Bahkan jenis alpukat ini bisa di panen 2-3 kali dalam setahun.
  • Dibanding alpukat biasa yang baru mulai berbuah pada umur sekitar 6 tahun, Alpukat mentega memiliki waktu yang ebih singkat. Alpukat mentega sudah mulai berbuah di tahun ketiga setelah ditanam.
  • Pohon Alpukat mentega juga merupakan tanaman yang adaptif terhadap semua lingkungan, tanaman ini bisa di tanam pada pekarangan rumah, taman, pinggir jalan bahkan pohon alpukat mentega dapat tumbuh dengan baik di tanah basah sekalipun.

Dari berbagai perbedaan antara alpukat mentega dengan alpukat biasa tersebut, sudah sangat jelas terlihat bahwa alpukat mentega memang memiliki banyak kelebihan dibanding buah alpukat biasa dan alpukat mentega memang layak disebut varietas unggul.

Budidaya pohon alpukat mentega

Budidaya Alpukat Mentega

Pembudidayaan alpukat mentega tergolong susah – susah gampang, berdasarkan pengalaman pemilik Usaha Tani Mandiri yang berlokasi di Depok tersebut mengatakan
“Dikatakan mudah, karena alpukat mentega juga bisa ditanam di Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Makassar, dan lain-lain yang cenderung beriklim lebih panas daripada Depok. Sedangkan dikatakan sulit, karena memang sulit dalam pengembangbiakkannya,”.

Untuk membudidayakan Alpukat mentega tidak membutuhkan perawatan ekstra dan bisa dikerjakan sendiri. Untuk penyiraman hanya dilakukan secara teratur pada awal tanam. Untuk pemupukan, pohon alpukat mentega cukup dilakukansetiap 6 bulan−1 tahun atau 2 tahun sekali. Setelah akarnya pohon mulai menguat, kita hanya perlu membersihkan rumput-rumputan dan tanaman penggangu yangtumbuh di sekitarnya. Apabila sudah mulai berbuah dan buahnya terlalu rimbun, maka perli dibuatkan peyangga untuk menahan batangnya agar tidak terlalu merunduk bahkan patah.

Untuk mendapatkan pohon dengan akar yang kuat untuk menopang pertumbuhannya, maka pembibitan alpukat mentega didapat dari penanaman biji buah. Walaupun terdapat 2 cara lain yang umum dilakukan yaitu dengan cara mencangkok dahan dan metode sambung pucuk atau eten, akan tetapi kedua cara tersebut memiliki beberapa kekurangan.

Baca Juga : Cara Mencangkok Yang Benar

Untuk proses pencangkokan dahan hasil yang didapat tidak maksimal, dikarenakan bibit alpukat mentega yang didapat dari proses cangkok cenderung memiliki akar yang tidak kuat. Sedangkan dengan cara sambung pucuk atau enten, dapat dilakukan jika sudah berumur 1-2 bulan sejak ditaman. Hasil yang didapatpun 99% akan menyerupai pohon induknya. Selain dapat mempertahankan gen dari pohon induk, perkembang biakna dengan cara ini akan memiliki pertumbuhan yang lebih cepat. Tetapi metode enten atau sambung pucuk pada alpukat mentega tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang. Ini yang menjadi salah satu kesulitan yang dihadapi dalam proses pembudidayaan alpukat mentega.

Alpukat mentega akan mulai berbuah pada tahun ketiga dan akan terus berbuah hingga mencapai usia 15 tahun. Untuk panen pertama pohon alpukat mentega mampu menghasilkan buah hingga 50kg dari sebatang pohon. Ada hal yang perlu anda perhatikan pada saat pohon alpukat mentega mulai berbuah, yaitu ukuran batang pohon tersebut. Jika ukuran batang masih terlalu kecil, sebaiknya Anda menahan jumlah buah yang ada. Hal ini untuk menghindari rusaknya pohon karena tidak kuat menahan berat buah dan berakibat menurunnya kualitas buat pada masa panen selanjutnya. Umumnya hasil panen kedua dan selanjutnya akan mengalami peningkatan hasil dari 50% hingga 100% dari panen pertama dan terus bertambah seiring besarya pohon.

Buah alpukat mentega yang sudah siap panen bobotnya bisa mencapai 500 gr per buahnya. Harga alpukat mentega memang lebih mahal dibanding dengan alpukat biasa. Bila harga alpukat biasa berkisar antara Rp 5.000-9.000 /kg, Harga alpukat mentega dipasaran mencapai harga Rp 35.000-45.000/kg.

Manfaat dan Khasiat Alpukat Mentega

Manfaat alpukat mentega untuk ibu hamil dan anak
Src img: Hamil.co.id

Manfaat alpukat mentega untuk diet 

Buah Alpukat mentega memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi (14,66gr per 100gr). Kandungan lemak pada alpukat dua kali lebih banyak dibanding yang terdapat pada durian. Hal ini membuat sebagian orang menghindari untuk mengkonsumsi alpukat mentega. Terutama bagi kaum hawa yang sedang menjalankan program diet. Namun anggapan itu sebenarnya salah, justru lemak yang terkandung dalam alpukat mentega adalah lemak sehat yang tidak membahayakan bila di konsumsi. Lemak sehat yang terdapat dalam alpukat mentega juga tidak menyebabkan kegemukan bila dikonsumsi dengan benar.

Alpukat mentega juga kaya akan serat, selain itu alpukat mentega juga kaya akan asam oleat seperti kandungan dalam almond dan minyak zaitun. Kandungan ini membuat Anda tidah mudah lapar. Walau begitu, ernergi yang di hasilkan dari mengkonsimsi alpukat mentega cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda saat beraktifitas sehari – hari. Itulah mengapa alpukat mentega cocok dijadikan teman diet sehat Anda.

Alpukat mentega untuk ibu hamil

Alpukat mentega menjadi salah satu makanan yang sangat baik untuk ibu hamil, selain rasanya yang enak, buah ini tidak memiliki bau yang memicu mual pada ibu hamil. Seperti diketahui ibu hamil cukup sensitif terhadap bau-bauan dan mudah mual. Bahkan alpukat dapat membantu dalam menjaga keseimbangan tubuh karena jumlah kandungan Vitamin B16 yang terdapat didalamnya. Salah satu kandungan yang sangat penting bagi ibu hamil adalah folat, yang mana ini sangat dibutuh janin dimasa awal kehamilan.

Meski terdapat mitos jika mengkonsumsi alpukat disaat hamil dapat membuat bayi anda kusam karena kandungan lemaknya. Itu adalah anggapan yang salah, seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa kandungan lemak dalam alpukat adalah lemak baik. Alpukat mentega juga membantu dalam mengatasi kram kaki selama masa kehamilan. Kandungan Kalium yang terdapat didalam Alpukat mentega lah yang membantu mengurangi kram tersebut. Bahkan kandungan kalium dalam Alpukat mentega lebih banyak dibandingkan yang terdapat pada pisang.

Alpukat mentega untuk bayi

Alpukat mentega dapat menjadi salah satu alternatif makanan pengganti ASI pertama yang Anda perkenalkan kepada bayi Anda. Menurut pakar nutrisi, alpukat bebas Sodium dan Kolesterol, serta mengandung banyak nutrisi bermanfaat, termasuk 8% dari jumlah Folat per hari yang dianjurkan untuk dikonsumsi; 4% serat dan potasium; 4% vitamin E dan 2% zat besi. Satu buah alpukat mengandung sekitar 81 mikrogram Carotenoid Lutein, 19 mikrogram Beta-Caroten dan juga 3,5 gram Lemak Tak Jenuh yang dikenal berperan dalam pembentukan sistem saraf pusat dan otak.

Vitamin dalam 1 gelas pure
Vitamin A 338 IU
Vitamin C 20.2 mg
Vitamin B1 (thiamine) 0.2 mg
Vitamin B2 (riboflavin) 0.2 mg
Niacin 3.9 mg
Folate 205 mg
Pantothenic Acid 3.3 mg
Vitamin B6 0.6 mg
**Kandungan Alpukat

Jadi tidak ada alasan bagi Anda untuk takut mengkonsumsi alpukat mentega. Meski mengandung banyak lemak, tapi lemak yang terdapat didalam alpukat adalah lemak baik yang justru menyehatkan. Manfaat buah alpukat mentega yang kaya vitamin ini pun sudah banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan produk kecantikan, terutama kecantikan kulit. Bagaimana, tertarik untuk menjadikan buah alpukat mentega kedalam salah satu buah favorit Anda?.



ANDA PENGEN ALPUKAT MENTEGA
PESAN ONLINE AJA
KONTAK KAMI
KUALITAS DIJAMIN