Monday, May 6, 2019

Manfaat Buah Ciplukan dan Cara Budidayanya


Sudahkah Anda mengetahui manfaat buah ciplukan dan budidayanya? Buah ciplukan yang memiliki nama latin Physalis angulata L ini merupakan tanaman yang berasal dari Amerika.

Buah Ciplukan kini telah menyebar secara luas di daerah tropis seperti Indoesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan lain sebagainya. Oleh masyarakat, manfaat buah ciplukan dan budidayanya sudah terkenal. Di Indonesia sendiri, tanaman ini biasanya tumbuh secara liar di tepi jalan, hutan ringan, kebun, semak-semak atupun tegalan. Namun, saat ini tanaman ciplukan sudah mulai jarang ditemui, sehingga banyak yang ingin membudidayakannya karena tanaman ini dikenal memliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Salah satu keuntungan dari budidaya tanaman ciplukan adalah bisa memperoleh pendapatan yang tinggi. Pasalnya, buah ini banyak diminati oleh konsumen karena dipercaya memiliki khasiat untuk mengobati berbagai penyakit. Selain itu ketersediaannya juga sangat sedikit, sehingga harga jual  buah ciplukan bisa lebih mahal dibandingkan dengan buah yang lainnya. Lalu apa saja si manfaat dari buah ciplukan dan bagaimana cara budidayanya? Untuk mengetahui informasi selengkapnya simaklah ulasan pada artikel berikut ini.

Manfaat Buah Ciplukan
Para ahli telah melakukan berbagai penelitian secara in vitromaupun in vivo pada buah ciplukan untuk mengetahui kandungan apa saja yang terdapat di dalamnya. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa buah ciplukan mengandung macam-macam zat aktif yang dapat mencegah dan mengobati berbagai pernyakit. Berikut ini adalah berbagai penyakit yang dapat diobati dengan mengonsumsi buah ciplukan:
1    1.  Mencegah Hepatitis B
Hepatitis B adalah penyakit yang disebabkan oleh virus bernama Hepatitis B (VHB). Salah satu tanda yang paling kentara untuk mengeahui penyakit ini adalah dapat dilihat dari adanya perubahan warna kulit dan mata yang menjadi kuning, sehingga sering juga disebut sebagai penyakit kuning. Buah ciplukan dipercaya dapat mencegah penyakit ini karena memiliki kandungan antiinflamasi yang cukup tinggi, sehingga sangat disarankan untuk sering mengonsumsi buah ciplukan agar penyakit ini tidak menjadi kronis.

2     2. Meningkatkan Sistem Imun
Buah ciplukan memiliki kandungan vitamin C yang dapat meningkatkan system imun pada tbuh, sehingga Anda tidak mudah terserang penyakit, meskipun cuaca sedang extream.  Ramuan yang tepat untuk meningkatkan system imun ini adalah dengan cara mengonsumsi 5 buah ciplukan setiap hari. Meskipun rasanya cukup masam, namun pasti Anda akan ketagihan karena rasanya sangat unik.
3    3. Mengobati Penyakit TBC
TBC merupakan salah satu penyakit pernapasan yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tubercolosis. Mengapa buah ciplukan dipercaya dapat mengobati TBC? Hal itu disebabkan karena, buah ini memiliki kandungan fisialin D yang diduga berfungsi sebagai antibakteri untuk menghambat dan membunuh bakteri mycobacterium tubercolosisH37rv.
Dengan berkurangnya jumlah bakteri ini dari hari ke hari, maka pasien dapat terbebas dari TBC dan terhindar dari penyakit TBC kronis. Manfaat buah ciplukan dan budidayanya dapat digunakan oleh keluarga pasien yang memiliki riwayat penyakit TBC.
4    4. Menurunkan Kadar Kolesterol
Apabila Anda memiliki kadar kolesterol yang tinggi di dalam tubuh, sebaiknya Anda mengonsumsi 8-10 buah ciplukan secara rutin setiap hari. Pasalnya, buah ciplukan memiliki kandungan zat bioaktif berupa tannin yang dapat menurunkan kadar low-density lipoprotein (LDL) atau yang biasa disebut sebagi kolesterol jahat. Agar hasilnya bisa lebih maksimal, Anda bisa meminum rebusan batang dan daun ciplukan sebanyak satu kali dalam seminggu.
Cara Budidaya Tanaman Ciplukan Di Kebun
Menanam tanaman ciplukan bukanlah suatu hal yang sulit untuk dilakukan, karena pada dasarnya tanaman ini memang dapat tumbuh secara liar. Namun, apabila ingin mendapatkan hasil yang bagus dan maksimal, tentu diperlukan teknik menanam yang tepat serta merawat dengan benar agar hasilnya benar-benar bisa memuaskan. Bagi Anda yang ingin mengetahui bagaimana teknik menanam dan merawat pohon ciplukan dengan benar, sebaiknya Anda membaca ulasan berikut ini dengan seksama.
1    1. Persiapan Lahan
Lahan merupakan media tanam yang sangat penting untuk pertumbuhan tanaman ciplukan. Oleh karena itu, Anda harus memilih lahan subur yang memiliki kandungan unsur hara yang lengkap. Selain itu, tanamlah tanaman ciplukan di tempat yang memililki pH 5,5 - 6 dan terpapar sinar matahari secara merata agar proses fotosintesis bisa terjadi secara sempurna, sehinga bisa menghasilkan buah cipulkan yang berukuran jumbo dan segar.
2    2.  Penggemburan Tanah
Proses penggemburan tanah bertujuan untuk meningkatkan jumlah unsur hara dan memudahkan tanaman ciplukan dalam menyerap nutrisi yang terdapat di dalam tanah. Selain itu, proses penggemburan yang dilakukan secara rapi dengan membentuk lajur barisan dapat memudahkan petani dalam merawat tanaman ciplukan sampai akhir panen nanti.
3    3. Pemberian Pupuk dasar
Sebelum penanaman bibit ciplukan, tanah perlu diberi pupuk dasar berupa pupuk organic atau pupuk kandang agar jumlah unsur hara di dalam tanah semakin banyak dan lengkap. Dengan demikian tanaman ciplukan dapat bertumbuh dengan baik untuk menghasilkan buah dengan kualitas yang tinggi, sehingga harga jualnya akan semakin mahal.
4    4. Persemaian Biji Ciplukan
Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan memilih buah ciplukan yang bagus dan diambil dari tanaman yang sehat untuk diambil bijinya. Biji tersebut kemudian dikeringkan untuk disemai pada polybag kecil yang berisi tanah yang subur. Semailah benih ciplukan tersebut pada kedalaman 2-5 mm agar pertumbuhannya tidak terlalu lama. Kurang lebih membutuhkan waktu hingga satu minggu.
5    5. Penanaman Bibit Ciplukan
Bibit ciplukan yang telah berukuran 10-15 cm siap ditanam di lahan yang telah disediakan sebelumnya. Pilihlah waktu penanaman pada sore hari, agar bibit tidak mudah layu. Tanmalah bibit ciplukan dengan jarak 40-50 cm dengan bibit yang lainnya agar pertumbuhannya bisa lebih optimal. Setelah itu lakukanlah penyulaman bibit apabila terdapat bibit yang mati.
6    6. Perawatan Tanaman Ciplukan
Perawatan tanaman ciplukan kurang lebih sama seperti merawat tanaman yang lain, yaitu pengairan dan pemupukan. Pengairan dapat dilakukan satu minggu sekali, tergantung dari kondisi tanah. Sebaiknya Anda gunakan air yang tidak mengandung kaporit. Untuk pemupukan dapat dilakukan 2 kali seminggu. Pilihlah pupuk NPK yang berkualitas agar hasilnya bisamaksimal.
7    7. Panen Buah Ciplukan
Buah ciplukan dapat dipanen apabila warna bungkus kulitnya sudah berwarna kuning kecoklatan. Namun, apabila warnanya masih hijau juga sudah bisa dipanen karena buah memiliki kandungan gas etilen, sehingga nanti bisa matang sendiri walaupun sudah tidak berada di pohonnya. Dalam pemanenan sebaiknya dilakukan dengan rentang waktu 5-10 hari sekali.
8    8.  Pasca Panen
Setelah panen yang ke 5, Anda bisa menambahkan dosis NPK pada saat pemupukan. Selain itu, semprotkan juga pupuk ZPT (Zat Perangsang Tumbuh)  pada akar tanaman ciplukan agar dapat meningkatkan produktivitasnya dalam menghasilkan buah ciplukan, sehingga hasil panen bisa maksimal.

Semoga dengan artikel mengenai manfaat buah ciplukan dan budidayanyadapat menambah wawasan Anda serta dapat memudahkan Anda dalam mempraktekkannya di kebun sendiri. Selamat mencoba.

Inilah Cara Mencangkok Apel Pusta Dengan Mudah


Pasti sebagian orang sudah pernah memakan apel pusta atau apel india karena terkenal kemanisannya, tetapi banyak orang belum mengetahui cara mencangkok apel pusta ini.


Buah apel sangat terkenal vitamin yang terkandung didalamnya, banyak yang mencari untuk dikonsumsi setiap hari. Vitamin yang terkandung yaitu ada vitamin C, vitamin B6, dan Vitamin B1 itu sangat penting bagi tubuh apa lagi vitamin C karena sangat dibutuhkan tubuh sebagai antioksida. Buah apel ini disukai dari semua kalangan karena kemanisannya, tetapi sekarang telah hadir apel pusta atau apel india ini apel yang juga menyuguhkan kemanisan didalamnya. Sangat disayangkan karena masih belum banyak yang mengetahui bagaimana cara mencangkok apel pusta ini di rumah yang sebenarnya cukup mudah loh.
Menanam buah apel memang bisa dengan bijii tetapi jika melalui mencangkok bisa lebih mudah kenapa tidak dilakukan, hasil yang didapat dari buahnya sama saja. Apel pusta ini mempunyai bentuk tidak beda jauh dengan tomat dan warnanya yang hijau, tenang saja walaupun hijau rasanya tetap manis dan dagingnya yang lembut serta renyah membuat kenikmatan tersendiri.
Apel pusta sudah banyak dibudidayakan di Semarang, disana sudah banyak pengolahannya. Tidak hanya diperjual belikan buahnya saja  tetapi dijadikan sebagai sirup dan dodol. Pohon apel pusta ini yang bisa hidup didataran rendah seperti Semarang membuat masyarakat disana sudah lama membudidayakannya.

Cara mencangkok apel pusta
Pohon apel yang mempunyai diameter 5-6 cm dan berat 50-85 gram berat buahnya ini bisa anda cangkok di rumah. Tidak perlu khawatir karena anda tidak berada di Malang yang biasa menjadi kota budidaya buah apel karena apel pusta ini bisa tumbuh di dataran rendah, jadi jika anda berada di Jakarta tetap bisa menanamnya. Buah apel pusta ini memang belum banyak di perjual belikan di pasaran maka dari itu jika anda bisa mencangkok pohonnya dan menanam di rumah itu bisa menjadi kebanggaan tersendiri. Pada artikel ini akan dijelaskan bagaimana anda harus mencangkok buah apel pusta. 

1    1.Siapkan peralatan
Sebelum anda ingin mencangkok pohon apel pusta ini lebih baik menyiapkan peralatan yang dibutuhkan terlebih dahulu agar semua sudah siap dan tidak keteteran. Peralatan yang perlu anda siapkan adalah pisau untuk memotong, tali rafia yang digunakan untuk mengikat pada batang pohon, plastik transparan digunakan untuk membungkus batang nantinya, stapler digunakan untuk menyatukan plastik, tisue digunakan untuk mengeringkan batang dari lendir kambium, dan yang terakhir adalah tanah dan kompos ini yang terpenting karena menjadi komposisi utama untuk mencangkok.
2    2. Pilih pohon induk
Anda harus memilih pohon induk yang sudah masuk kretaria untuk dijadikan sebagai bahan cangkok jadi hasilnya akan bagus, jadi bukan asal semua pohon bisa dicangkok karena harus diperhatikan terlebih dahulu.

3    3. Pilih cabang pohon
Seperti sudah diketahui jika ingin mencangkok pilihlah batang pohonnya. Sebelum mencangkok pohon apel pusta ini anda harus terlebih dahulu memilih batang pohon induknya, pilih yang umurnya sedang tidak terlalu tua atau terlalu muda. Lalu pilih batang yang berukuran sama dengan jari kelingking dan berwarna cerah batangnya.

4    4.Kupas cabang
Setelah anda memilih batang cabang yang akan dijadikan sebagai bahan cangkokan, kupaslah secara melingkar sampai 4 cm terlebih dahulu menggunakan kater sampai kulit luarnya bersih dan batang berwarna coklat keputihan.

5    5.Bersihkan kambium
Pentingnya anda membersihkan batang cabang yang akan dijadikan bahan cangkokan agar lendir kambium bersih, jadi kalian harus bersihkan dengan tisu terlebih dahulu.

6    6. Keringkan batang
Setelah membersihkan lendir kambium dari batang anda tidak langsung melanjutkan langkah selanjutnya tetapi anda perlu mengeringkan terlebih dahulu sekitar satu malaman saja.

7    7. Lapisi batang dengan plastik
Nah, setelah anda membersihkan kambium dan mengeringkannya sekarang giliran anda melapisinya dengan plastik transparan yang sudah disiapkan, bungkus batang dengan plastik tersebut.

8    8. Ikat dengan tali rafia
Setelah anda melapisi batang dengan plastik, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mengikatnya dengan rafia agar kuat saat nanti membungkus dan mengurangi penguapan.

9    9. Isi dengan tanah dan campuran kompos
Tanah dan kompos yang sudah disiapkan lalu rekatkan pada batang tersebut. Agar tanah dan kompos yang tercampur itu rekat tahan lama maka anda harus mencampurkan air kedalamnya dengan menggunakan media MOS.

1    10. Ikatkan plastik
Setelah batang terlumuri tanah dan kompos lalu anda harus mengikatnya dengan plastik dan rafia yang sudah diikatkan sebelah tadi agar tanah dan komposnya semakin rekat.

1    11. Tinggal menunggu
Ya, setelah semua tahap anda lakukan ini adalah tahap akhirnya yaitu tunggu dan diamkan. Biasanya pencangkokan akan berhasil setela 2 minggu. Kemudian, setelah 1-2 bulan akar akan mulai tumbuh dengan lebat dan anda sudah bisa pindahkan pohonnya.

Tuesday, April 9, 2019

Jenis Media Tanam Adenium Agar Tumbuh Subur

Pemilihan media tanam yang tepat dapat menentukan tingkat kesuburan Adhenium. Media tanam sangat mempengaruhi pertumbuhan Adhenium yang ditanam. Anda bisa mengenali media tanam Adhenium yang baik dari beberapa kriteria. Salah satu media tanam yang harus dihindari adalah media tanam yang bersifat lembab. Karena media tanam yang lembab membuat Adhenium jadi rentan terserang hama dan penyakit.

media tanam adenium

Media Tanam Yang Baik Untuk Adhenium


Ada banyak media tanam yang bisa digunakan sebagai media penanaman Adhenium. Pastikan memilih salah satu media tanam berikut ini, agar Adhenium tumbuh subur.

Pasir Malang

Pasir malang adalah pasir yang berasal dari muntahan lava gunung berapi. Pasir ini memeiliki bobobt yang ringan dan mempunyai rongga yang halus. Media ini dapat menahan Adhenium dengan baik karena memiliki porous. Namaun kekurangannya adalah media ini miskin unsur hara dan cukup sulit ditemukan di Indonesia. Ini dikarenakan, tidak setiap daerah dapat menghasilkan pasir malang.

Sekam Mentah

Sekam merah juga dapat menjadi salah satu media tanam pengganti pasir malang. Sekam merah merupakan kulit padi yang telah melalui proses penggilingan. Media tanam dari sekam merah memiliki tingkat porositas yang sangat baik. Media tanam ini juga memiliki peran penting dalam memperbaiki struktur tanah sehingga sitem aerasi dan drainase media tanam menjadi semakin bagus.

Pupuk Kandang

Anda juga bisa memanfaatkan kotoran ternak sebagai media tanam Adhenium. Ini dikarenakan kotoran hewan atau pupuk kandang juga bisa membantu meningkatkan kesuburan tanah. Jenis media tanam ini memiliki zat hara yang baik bagi tingkat kesuburan tanah dan tanaman. Pupuk kandang yang berasal dari hewan ternak seperti kotoran sapi memiliki kandungan seperti Nitrogen, dan mineral logam seperti Kalium, Magnesium dan Kalsium. Sedangkan pupuk kandang dari kotoran ayam memiliki kandungan fosfor yang lebih tinggi.

Pasir Bangunan

Belum banyak yang tahu jika pasir bangunan juga biosa menjadi media tanam yang baik bagi Adhenium. Namun pasir bangunan yang dipakai adalah pasir yang meiliki butiran yang kasar. Namun sebaiknya pasir yang akan digunakan sudah melalui proses pencucian guna mengurangi unsur tanah yang mungkin terkandung. Tujuannya adalah agar media tanam tidak mengikat air dalam waktu yang terlalu lama. Pasir bangunan yang digunakan tanpa proses pencucian akan mengalami kepadatan dan ini tidak baik bagi Adhenium.

Thursday, January 3, 2019

Cara Agar Adenium Memiliki Banyak Cabang

Bagi para pecinta Adenium, tentu sudah tidak asing dengan Adenium yang memiliki banyak cabang. Tidak dipungkiri, semakin banyak cabang Adenium maka akan semakin indah dipandang. Namun untuk memperbanyak cabang Adenium membutuhkan trik khusus agar cabang yang tumbuh memiliki bentuk yang indah. Meski secara alami Adenium bisa memiliki cabang yang banyak, tapi jika tidak melaui perawatan yang tepat maka cabang yang dihasilkan pun tidak maksimal.

cara agar adenium bercabang banyak

Cara Memperbanyak Cabang Adenium Dengan Pemangkasan

Pada pembahasan ini akan dibahas cara memperbanyak percabangan Adenium dengan teknik pemangkasan. Karena cara ini termasuk cara paling efektif dalam mensiasati pertumbuhan cabang Adhenium. Untuk mengetahui caranya, anda dapat mengikuti 5 langkah berikut ini:

1. Waktu Pemangkasan Adhenium

Pemotongan sebaiknya dilakukan pada musim panas sehingga mendapat cukup sinar matahari.
Pemotongan pilih pada musim yang tepat. Pilihlah waktu dimana Adenium sedang tumbuh maksimal, hal ini ditandai dengan warna daun pada pucuk terlihat lebih muda dari daun di bawahnya. Jangan lakukan pemangkasan disaat warna daun hijau tua semua.

2. Pemilihan Titik Pangkas Adenium

Untuk melakukan pemangkasan pada Adenium tidak bisa dilakukan sembarangan, perhatikan titik tunas pada pohon. Titik tunas pada Adenium biasanya muncul pada bekas daun yang sudah gugur. Pemotongan dapat dilakukan pada bagian atas titik tunas. Jumlah cabang yang muncul biasanya mengikuti titik tunas yang tumbuh, usahakan jarak titik tunas dekat dengan titik potong. Jika terlalu jauh biasanya tunas yang tumbuh tidak maksimal, misalnya titik tunas yang muncul ada 3 sedangkan yang tumbuh hanya 2 saja.

3. Buat Goresan Pada Batang

Tujuan membuat gorsan pada batang adalah untuk memaksa Adenium tumbuh bercabang. Caranya dengan membuat belahan pada batang mengikuti jumlah tunas yang muncul, jika ada 3 tunas maka batang juga di belah 3. Sebaiknya hanya melakukan pembelahan tidak lebih dari 3, dan pastikan setiap belahan batang memiliki titik tunas.

4. Oleskan Fungisida

Bagian batang yang terbuka akibat bekas potongan sangat rentan diserang jamur dan parasit. Jika tidak di antisipasi, bekas potongan ini dapat membusuk dan Adenium bisa menjadi mati. untuk itu perlu dilakukan pencegahan dengan cara mengoleskan fungisida pada bagian batang bekas potongan.

Trik sederhana diatas cukup ampuh untuk anda yang ingin membuat bonsai Adenium dengan memiliki banyak cabang. Meski simple, namun tetap harus dilakukan dengan telaten agar hasilnya maksimal. Jangan lupa juga untuk lakukan perawatan rutin untuk menjaga Adenium tetap sehat.

Wednesday, January 2, 2019

Kiat Sukses Memulai Beternak Ikan Sidat Air Tawar

Ikan Sidat memiliki bentuk seperti belut, namun hidupnya di air bukan dalam lumpur. Dari bentuk fisik pun sedikit berbeda dari belut karena memiliki sirip didekat kepalanya. Dari segi bisnis ikan sidat, pelungnya cukup menjanjikan karena selain permintaan yang cukup tinggi, harga ikan sidat pun cukup bersaing. Bahka saat ini pemasaran ikan sidat telah di eksport ke Jepang.

Ikan Sidat merupakan salah satu ikan yang sangat populer di negara Jepang, mereka menyebutnya unagi. Sidat atau unagi biasanya disajikan dengan nasi hangat dan masyarakat jepang sangat menyukai rasa ikan ini. Namun permasalahannya sidat merupakan ikan yang langka di jepang, negara tersebut hanya mampu memproduksi 30 persen dari total kebutuhan masyarakatnya. Oleh karena itu jepang mengimport ikan sidat dari indonesia.


Cara Ternak Ikan  Sidat Air Tawar


Melihat fakta diatas, tentu ini mejadi peluang besar bagi para peternak ikan sidat maupun bagi anda yang berencana beternak sidat. Untuk memulai budidaya ikan sidat tidak harus dengan modal besar, anda bisa memulainya dengan skala rumahan dengan media aquarium, drum hingga kolam terpal. Berikut adalah beberapa panduan sederhana yang dapat menjadi masukan bagi anada sebelum memulai beternak sidat, terutama dengan media air tawar.

Persiapan media ternak sidat

untuk budidaya ikan sidat skala rumahan, tak perlu menyiapkan lahan luas untuk memulainya. Beberapa alternatif media ternak ikan sidat air tawar diantaranya adalah:

Aqurium
Jika anda memiliki lahan yang sangat terbatas, mungkin aquarium menjadi salah satu solusi paling tepat. Dengan beternak dalam aquarium, anda tidak perlu menyiapkan lahan yang besar. Namun tentu saja hasil yang didapat dengan beternak ikan sidat di aquarium juga tidak maksimal. Keterbatasan tempat tentu juga akan berpengaruh dalam jumlah padat tebar hingga jumlah panen nantinya.

Budidaya sidat dalam aquarium lebih cocok untuk anda yang baru mencoba dan belajar memelihara ikan sidat. Namun jika anda ingin beternak untuk tujuan bisnis, media ini tidak direkomendasikan. Anda bisa mencoba budidaya ikan sidat dengan media drum ataupun dengan media kolam terpal.

Kolam Terpal
Media kolam dengan bahan terpal menjadi salah satu alternatif terbaik untuk budidaya ikan kunsumsi termasuk beternak ikan sidat. Kolam terpal dapat menjadi solusi hemat dibandingkan harus membuat kolam tanah ataupun kolam beton. Selain itu kolam terpal juga memiliki fleksibilitas yang cukup tinggi dan mudah dalam perawatannya.

Dalam proses perawatan harian kolam terpal anda dapat lakukan pembersihan berkala dengan melakukan penyifon pada kolam terpal. Dan ketika kolam sudah usang dan mulai rusak anda hanya perlu mengganti terpalnya saja. Kolam terpal cocok digunakan pada peternak skala kecil hingga besar.

Drum
Budidaya sidat dalam drum juga merupakan solusi ekonomis dalam memulai beternak sidat skala kecil. Untuk lebih lanjut dalam budidaya ikan sidat media drum ini sudah saya bahas pada artikel sebelumnya di Cara Mudah Beternak Belut Dengan Media Drum

Proses Pemijahan Ikan Sidat

Untuk mengawali proses perkawinan induk ikan sidat harus dilakukan pemilihan indukan yang sehat dan tanpa cacat. Sebelum bertelur, indukan yg telah melewati proses penyortiran harus melalui proses puasa selama sebulan penuh baru kemudian mampu dilepaskan pada kolam untuk dilakukan pemijahan. Sebaiknya tiap pasang indukan dilepaskan di kolam terpisah selama proses bertelur ini. Perlu disiapkan kolam khusus menggunakan alas batu kerikil & bukannya ijuk.

lebih lanjutnya anda bisa membaca artikel Tahapan Pemijahan Ikan Sidat yang Tepat


Pakan Ikan Sidat

Seperti pada budidaya ikan konsumsi lainnya, pakan sidatjuga terbagi 2 jenis yaitu pakan alami dan juga pakan buatan. Ikan sidat membutuhkan zat gizi berupa protein, lemak, karbohidrat, serat kasar, vitamin dan mineral. Kadar protein pakan optimal adalah 45% untuk ikan sidat besar dan sekitar 50% untuk ikan sidat kecil (finggerling).

Pakan alami sidat diantaranya :

  • anak ikan lele
  • gastropoda atau keong
  • serangga seperti jangkrik
  • cacing
  • udang


Pakan buatan diantaranya :

  • pelet
  • pasta


Peluang Bisnis

Ikan sidat merupakan jenis ikan berlendir yang menyerupai ular. Bentuknya memanjang seprti ular dan belut dengan panjang bisa mencapai 6 meter. Ikan sidat memiliki kandungan gizi yang tinggi dengan rasa daging yang lezat sehingga banyak disajikan di berbagai restoran khususnya restoran jepang. Makanan olahan dari ikan sidat biasanya disebut unagi. Makanan olahan ini memiliki harga yang fantastis bisa mencapai RP. 400.000 / porsi.

Analisa Bisnis Rumahan Budidaya ikan sidat
Modal Tetap
Kolam terpal sebanyak 5 buah @200ribu. = Rp. 1.000.000
Selang 30 M                                             = Rp. 75.000,-
Alat pemompa aliran air ( Aerator ) 5 buah= Rp. 500.000

Biaya Operasional
Bibit 160 ekor                                          = Rp. 2.000.000
Pakan                                                      = Rp. 600.000
Obat - obatan                                          = Rp. 200.000

Total                                                        = 2.800.000,-

III. Pendapatan : 160 ekor 0,9 (SR 90%) @Rp. 60.000/ekor         : Rp. 8.640.000
Keuntungan penen pertama : Rp 8.640.000 - 500.000 - 2.800.000 : Rp 5.340.000,-
keuntungan setelah panen pertama ( biaya modal tetap tidak dihitung)
Rp. 8.640.000 - 2.800.000 = 5.760.000,-

Monday, September 10, 2018

Tahapan Pemijahan Ikan Sidat yang Tepat

Melakukan budidaya pada ikan sidat mampu dilakukan secara intensif dan budidaya ini telah relatif terkenal di berbagai Negara di belahan dunia misalnya Negara-negara di benua eropa dan juga di Asia. Untuk mampu melakukan teknik budidaya dengan baik, perawatan induk perlu dilakukan.

Indukan ikan sidat ini wajib  dirawat pada sebuah tempat yang terbuka. Proses pemijahan akan lebih gampang dilakukan bila ikan sidat ini berada pada tempat yang terbuka. Induk ikan sidat ini harus dibudidayakan di kolam yang baik supaya nantinya ikan sidat ini bisa melakukan perkembangbiakan secara maximal.

Langkah pemijahan ikan sidat ini pada dilakukan pada jaring apung yang memiliki empat kolam menggunakan berukuran 7x7 meter, lalu sediakan pula jaring yang memiliki berukuran 7x7x2,5 meter menggunakan mata jaring yang berukuran 2,5 inchi. Supaya ikan ini tidak sampai lolos dari jaring, maka berikan penutup dari hapa di sekeliling tepian kolam menggunakan lebar 60 cm.

Pastikan kolam pemijahan yang anda siapkan harus bersih, apabila kolam ini terlihat kotor karena adanya bekas makan atau kotoran yang tercampur dalam air, segeralah bersihkan kolam tersebut dan mengganti airnya menggunakan yang baru.

cara pemijahan ikan sidat

Proses Pembenihan Ikan Sidat

Untuk mengawali proses perkawinan induk ikan sidat harus dilakukan pemilihan indukan yang sehat dan tanpa cacat. Sebelum bertelur, indukan yg telah melewati proses penyortiran harus melalui proses puasa selama sebulan penuh baru kemudian mampu dilepaskan pada kolam untuk dilakukan pemijahan. Sebaiknya tiap pasang indukan dilepaskan di kolam terpisah selama proses bertelur ini. Perlu disiapkan kolam khusus menggunakan alas batu kerikil & bukannya ijuk.

Perlu diperhatikan bahwa di daerah asal aslinya, ikan sidat dewasa bertelur di laut bukannya di perairan air tawar. Sehingga hal ini membuat langkah pemijahan ikan sidat pada kolam akan sedikit rumit. Paling tidak, Anda harus sanggup menyediakan kolam pemijahan yang menyerupai habitat aslinya. Selain itu wajib  diperhatikan sifat alami ikan sidat adalah ikan predator. Telur-telur pada kolam pemijahan wajib  dipastikan terpisah dan tidak diganggu oleh ikan sidat dewasa hingga menetas dan benih ikan sidat ini bisa dilepas di kolam perawatan.

Proses Pembesaran Benih Ikan Sidat

Proses penetasan ikan sidat yang berkualitas bisa dilakukan jika anda memilih indukan unggul ikan sidat yang bagus. Benih ikan sidat atau yang biasa dikenal dengan Anguila Bicolor memiliki berat 15 sampai 20 gram dan memiliki ekor dengan panjang 20 sampai 30 cm. Memperoleh benih ini juga tidak terlalu sulit karena bisa digunakan ikan sidat hasil tangkapan para nelayan umum.

Dengan menyiapkan kolam penetasan dan pemeliharaan yang tepat, ikan sidat ini akan bisa melakukan panen secara bertahap pada saat mencapai pemeliharaan 4 bulan. Setiap ikan yang anda panen bisa memiliki ukuran kakaban 180 sampai dengan 200 gram.

Cara Mudah Beternak Belut Dengan Media Drum

Indonesia terkenal akan kekayaan alam baik flora maupun faunanya. Maka tak heran jika sebagian besar masyarakat adalah petani dan peternak. Jika kita berbicara tentang peternakan, banyak ragam peternakan yang ada, misalnya saja peternakan sapi, kambing, dan ikan. Banyak orang memilih membudidayakan ikan/hewan air karena lebih mudah dan cukup menguntungkan, salah satunya membudidayakan belut.

Belut bisa diolah menjadi aneka hidangan yang cukup banyak digemari. Itu sebabnya permintaan pasar akan belut terus meningkat dari tahun ke tahun. Permintaan bahkan belum sesuai dengan ketersediaan belut dari beberapa peternakan.

Apa yang bisa anda dapatkan dari informasi diatas? Peluang anda untuk mengembangkan belut masih terbuka dan tentu lebih menguntungkan karena saingan anda hanya sedikit. Mungkin sebagian dari kita tidak mengetahui bahwa banyak orang kini mempunyai cara ternak belut yang sangat unik yaitu degan menggunakan drum. Sebenarnya cara budidaya ini sudah dilakukan sejak dulu dan hasilnya juga sangat memuaskan. Anda pasti banyak yang penasaran untuk mengetahui bagaimana teknik budidaya belut dengan menggunakan drum. Dalam artikel ini, anda akan bisa melihat dan belajar beberapa teknik mengembangkan belut dengan drum.

budidaya belut dalam drum

Beternak Belut dalam Drum

Teknik beternak belut dalam drum ini banyak dipilih karena sangat menguntungkan. Anda bisa menghemat uang anda karena anda bisa menemukan drum dengan mudah dan harganya relatif lebih murah dibandingkan jika kita membuat kolam semen ataupun kolam terpal untuk beternak belut. Cara beternak belut sebenarnya tidak terlalu sulit, baik itu menggunakan media drum maupun anda yang menggunakan kolam. Anda hanya harus membaca beberapa tips berikut agar anda semakin bisa mengelola peternakan belut anda dengan baik.

Sebenarnya teknik yang digunakan antara memelihara belut di drum dan di kolam adalah sama. Yang berbeda adalah media tempat hidupnya saja. Yang harus anda mengetahui bahwa belut akan mudah untuk berkembang jika tempatnya cocok. Oleh karena itu tempat untuk mengembangkan belut haruslah menjadi prioritas yang pertama dan utama. Ada banyak jenis tong/drum yang bisa kita temukan dan media yang digunakan haruslah yang baik seperti lumpur kering, pupuk TSP, jerami padi, kompos, dan mikroorganisme. Lalu bagaimana cara mengatur kolam drum anda tersebut?

Cara Atur Media dalam Kolam Drum

Ada banyak ragam jenis belut salah satu yang paling digemari oleh banyak orang adalah belut parung. Belut ini mendapatkan permintaan yang jumlahnya sangat besar dari pasaran. Oleh karena itu tidak mengherankan jika banyak orang kemudian mencoba mengembangkan belut ini dibandingkan jenis belut yang lain. Bagaimana cara memelihara dan mengatur drum untuk tempat tinggal dan berkembang biak belut tersebut. Berikut ini adalah beberapa tipsnya:

  • Pertama, anda harus melapisi bagian bawah kolam dengan jerami setebal 50cm saja.
  • Kedua, setelah jerami anda sebaiknya menyiramkan 1 liter mikroorganisme stater.
  • Ketiga, anda bisa melanjutkan dengan kompos setinggi 5 cm.
  • Keempat, bagian paling atas adalah lumpur kering setinggi 25 cm yang bisa dicampur dengan pupuk TSP kurang lebih 5 kg.

Pakan Belut dalam Drum

Keberhasilan budidaya belut tentunya diukur dari tingkat ketahan hidup belut saat panen. Jumlah belut dapat berkurang akibat kematian yang disebabkan banyak faktor. Salah satunya adalah karena tindak kanibalisme belut akibat pakan yang kurang, untuk itu pakan juga harus diperhatikan. Jika pakan tersedia dalam jumlah cukup maka belut tidak akan memakan satu sama lain.

Pakan untuk belut yang baik adalah ikan segar seperti ikan cetol, ikan impun, cacing tanah, bekicot, bibit ikan mas dan belatung. Anda sebaiknya memberi makan minimal sehari satu kali pada sore hari. Anda juga bisa menambah nafsu makan belut dengan menambahkan temulawak dan air. Masukkan ramuan tersebut di kolam pembesaran atau di tempat persembunyian belut.

Banyak pelet ikan yang dijual dan dapat digunakan untuk memacu pertumbuhan belut. Anda bisa menggunakan pelet sebagai makanan selingan agar belut tidak bosan dengan makanan itu-itu saja. Pelet diberikan 3 kali seminggu dan dosisnya harus diatur. Anda bisa langsung menaburkan di area drum. Perbandingan antara pelet dan bibit adalah 5%. Jadi jika anda punya bibit belut 40kg maka pelet yang anda gunakan adalah 2 kg saja. Anda harus tahu bagaimana mengembangkan benih belut secara baik dan benar.