Monday, July 16, 2018

Cara Budidaya Cengkeh Dengan 5 Langkah Mudah

cara budidaya cengkeh


Cara Budidaya CengkehEugenia Aromaticum, merupakan tumbuhan identitas Provinsi Maluku, yang banyak diminati karena fungsinya sebagai bumbu dapur dengan aromanya yang khas. Cengkeh atau cengkih juga dijadikan bahan utama pembuatan rokok di Indonesia. Menariknya, usaha budidaya cengkeh bisa bertahan lama. Meski sudah berumur lebih dari 100 tahun, pohon cengkeh tetap bisa berbunga dan menghasilkan cengkeh kualitas baik seperti sebelumnya.

Selain dapat dipanen meski pohon sudah berumur tua, kelebihan budidaya cengkeh lainnya adalah produktivitas tanaman yang terbilang relatif lama. Sebab itulah, potensi dan peluang usaha dari budidaya cengkih ini cukup menjanjikan. Namun, tentunya harus dibarengi dengan ketekunan dalam masa tanam dan perawatan, karena masa tanam cengkeh ini tergolong lama, tidak seperti palawija atau sayuran lainnya.

5 Cara Budidaya Cengkeh Praktis dan Mudah 

Cara Pemilihan Bibit Cengkeh

Ada beberapa klasifikasi atau syarat pemilihan bibit cengkeh yang unggul berkualitas baik :

  • Tinggi minimal 60cm atau 90cm. Masing-masing ukuran tentunya disesuaikan dengan umur tanaman, 60cm untuk yang berumur 1 tahun, dan 90cm untuk tanaman berumur 2 tahun.
  • Akar tunggang lurus, menandakan bahwa bibit sehat. Panjang akar tunggang ini kira kira 45cm.
  • Batang tunggal, dengan 14 cabang dengan daun berwarna hijau tua disetiap cabangnya.

Proses dan Masa Tanam Cengkeh


Setelah mendapatkan bibit unggul untuk budidaya cengkeh, langkah berikutnya adalah menyiapkan lahan dengan tahap-tahap sebagai berikut :

  • Lakukan penyiangan lahan, atau pembersihan dari gulma dan rumput liar.
  • Cangkul tanah agar gembur dan diamkan selama seminggu.
  • Beri kapur dolomit untuk meningkatkan keasaman tanah (1 ton per 1 hektar tanah).
  • Buatlah lubang tanam 75m3 (perhatikan jarak tanam antar pohon, 4x4m atau 5x5m) dan tambahkan pupuk kandang sebagai penambah unsur hara tanah.
  • Diamkan kembali selama sebulan

Ada baiknya untuk memulai budidaya cengkeh pada awal musim hujan agar bibit mendapatkan curah hujan yang cukup. Masa tanam cengkeh bervariasi sesuai varietasnya, pada umumnya 5-7 tahun.

Cara Merawat Cengkeh

Masa pemeliharaan tanaman cengkeh umur 1-5 tahun adalah masa yang paling rawan terkena hama dan kekeringan. Perhatikan beberapa hal berikut ini selama masa pemeliharaan :

  • Lakukan pula penyiangan, agar tumbuhan cengkih bisa tumbuh seragam seperti bibit lainnya.
  • Penyulaman atau penggantian tanaman cengkih yang mati dengan bibit baru, agar tanam cengkih bisa seragam.
  • Pemasangan mulsa menjelang kemarau agar kelembaban tanan terjaga.

Pemupukan Tanaman Cengkeh

Pemupukan dilakukan setiap 2 kali dalam setahun atau sekali per semester, tepatnya diawal dan diakhir musim penghujan. Pemupukan ini dikhususkan untuk pupuk kandang atau kompos yang dilanjutkan dengan penggemburan tanah. Sedangkan pupuk tablet atau anorganik dilakukan cukup sekali dalam setahun pada awal musim penghujan.

Masa Panen Cengkeh

Panen budidaya cengkeh bisa didapatkan setelah 5-7 tahun masa tanam. Panen sebaiknya dilakukan sebelum bunga cengkeh merekah. Setelah dipetik, cengkeh dapat langsung dijual atau melalui tahapan pengeringan (dijemur dibawah sinar matahari terlebih dahulu, baru dijual).

Cukup mudah, kan? Dengan ketelatenan tinggi, diharapkan panen yang dihasilkan dari budidaya cengkeh bisa berkualitas bagus dan berdampak pada keuntungan yang didapat. Semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment